Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern/Net

Dunia

Balas Sanksi, Rusia Larang Masuk PM Australia dan Selandia Baru

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah menjatuhkan sanksi untuk ratusan warga negara Australia dan Selandia Baru sebagai balasan atas sanksi yang diberlakukan pada Moskow.

Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis (7/4) mengumumkan, sebanyak 228 warga negara Australia, termasuk Perdana Menteri Scott Morrison, anggota Komite Keamanan Nasional, DPR, hingga Senat telah dilarang memasuki Rusia.

"Dalam waktu dekat, anggota tentara Australia, pengusaha, pakar dan anggota media yang telah berkontribusi pada pembentukan sikap negatif terhadap Rusia juga akan dimasukkan dalam daftar hitam dan diumumkan," tambah Kemlu Rusia, seperti dikutip Reuters.


Selain itu, Rusia juga menjatuhkan sanksi serupa untuk 130 warga Selandia Baru, termasuk Perdana Menteri Jacinda Ardern, Gubernur Jenderal Cynthia Kiro dan anggota pemerintah dan parlemen.

Kemlu Rusia mengatakan, sanksi tersebut berlaku mulai 7 April 2022

Setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, Australia dan Selandia Baru telah memberikan sanksi pada sejumlah oligarki dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin.

Menurut perkiraan PBB, setidaknya 1.611 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.227 terluka. Sementara lebih dari 4,3 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain akibat invasi Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya