Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didi Irawadi/Net

Politik

Harga Minyak Goreng Masih Meroket, Didi Irawadi: Mendag Lutfi Sudah Harus Mundur

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 08:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meroketnya harga minyak goreng di pasaran merupakan tanda nyata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tidak mampu mengatasi masalah.

Setelah harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter dicabut Mendag, minyak goreng memang tidak lagi langka. Hanya saja harga jualnya berkali-kali lipat dari sebelumnya.

“Ini tanda Menteri Perdagangan memang tidak mampu mengatasi masalah. Menteri Perdagangan sudah harus mundur,” tegas anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didi Irawadi kepada wartawan, Jumat (8/4).


Menurutnya, alasan Mendag untuk mundur sudah sangat tegas. Salah satunya adalah dugaan mafia minyak goreng yang sudah jelas tidak bisa diatasi seharusnya membuat sang menteri malu.

“Apalagi sang menteri juga pernah bilang ada mafia minyak goreng tersebut,” sambungnya.

Terlepas dari itu, Didi Irawadi mengatakan bahwa rakyat saat ini menunggu solusi soal minyak goreng dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya.

Harus ada pemimpin kuat yang bisa sikat para mafia tersebut. Pemimpin itu harus bisa mengatasi dan menata kembali kebijakan terkait harga yang tidak terjangkau tersebut.

“Ironis, di negeri yang sawitnya melimpah ruah. Produsen kelapa sawit (CPO) terbesar dunia, justru rakyatnya harus membeli sangat mahal minyak gorengnya,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya