Berita

Finlandia sita karya seni yang dikirim ke Rusia/Net

Dunia

Finlandia Sita Karya Seni Senilai Rp 14 Miliar yang Dikirim ke Rusia

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 11:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Finlandia telah menyita karya seni senilai puluhan juta dolar dalam perjalanannya ke Rusia karena sanksi Uni Eropa yang dikenakan pada Moskow.

Bea cukai Finlandia pada Rabu (6/4) mengumumkan bahwa pihaknya telah menyita sejumlah lukisan dan patung dalam tiga pengiriman dari Italia dan Jepang, yang melewati Finlandia dalam perjalanannya ke Rusia, pada 1 hingga 2 April.

Sanksi yang diberlakukan oleh Uni Eropa terhadap Rusia sendiri termasuk larangan pengangkutan karya seni, sehingga memungkinkan Finlandia menyita propertinya.


“Penting agar penegakan sanksi bekerja secara efektif,” kata Direktur Departemen Penergakan Bea Cukai Finlandia, Sami Rakshit.

“Penegakan sanksi adalah bagian dari operasi normal kami dan kami selalu mengarahkan kontrol kami berdasarkan risiko. Pengiriman yang sekarang berada di bawah penyelidikan kriminal terdeteksi sebagai bagian dari pekerjaan penegakan adat kami," tambahnya.

Menurut laporan Reuters total karya seni yang disita bernilai 46 juta dolar AS atau setara dengan Rp 14 miliar.

Karya seni itu berasal dari The Hermitage Museum dan museum negara bagian Tsarskoye Selo di St. Petersburg, bersama dengan Galeri State Tretyakov di Moskow.

Penyitaan karya seni menambah daftar panjang properti Rusia yang disita oleh Barat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya