Berita

Ketua MUI Lampung Prof. Moh. Mukri/RMOLLampung

Nusantara

Sebelum Mudik, MUI Lampung Anjurkan Masyarakat Ikut Vaksin Booster

RABU, 06 APRIL 2022 | 22:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang memperbolehkan masyarakat yang sudah divaksin booster untuk mudik didukung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung.

Aturan baru Satgas tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 16/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease Tahun 2019 yang mulai berlaku 2 April 2022.

Di mana, pelaku perjalanan yang bisa mudik tanpa syarat hasil tes Covid-19 adalah mereka yang sudah vaksin booster.


Sementara, bagi pelaku perjalanan yang sudah vaksin dosis dua, harus menunjukkan hasil tes PCR (3x24 jam) atau tes cepat antigen (1x24 jam). Sedangkan yang baru menerima satu dosis vaksin, wajib menunjukkan hasil tes PCR (3x24 jam).

"Jadi walaupun sekarang bulan puasa tetap diperbolehkan untuk vaksin, karena hukumnya sama dengan kita sedang sakit lalu ke dokter untuk disuntik," kata Ketua MUI Lampung Prof. Moh. Mukri dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (6/4).

Dijelaskan Mukri, suntikan vaksin Covid-19 baik dosis pertama, kedua, maupun dosis ketiga atau booster tidak menyebabkan puasa batal. Sebabnya dosis vaksin tidak akan sampai masuk ke perut.

"Yang tidak boleh itu, setelah vaksin dilanjutkan makan dan minum, itu baru membatalkan puasa," ujar mantan Rektor UIN Radin Intan Lampung ini.

Mukri melanjutkan, pihaknya sangat menganjurkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Kami dari MUI menganjurkan sekali kepada masyarakat untuk vaksin, karena kita menghadapi Omicron tapi kita tetap harus beraktivitas seperti biasa. Jadi kita harus punya kekebalan tubuh yang baik," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya