Berita

Anggota komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang/Net

Politik

PDIP Kecewa, Tito Seolah Restui Manuver Apdesi Dukung Jokowi 3 Periode

RABU, 06 APRIL 2022 | 04:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang tidak memberi teguran kepada Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) terkait dukungan Jokowi 3 periode disesalkan politisi PDI Perjuangan Junimart Girsang.

Dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri, Junimart mengaku kecewa dengan mantan Kapolri itu. Selain tidak menegur, Kemendagri juga seolah membiarkan lahirnya dua kubu Apdesi.

"Tentu tidak perlu dari kementerian itu mengatakan ada yang sah dan tidak sah bahkan ada yang sah dua-duanya. Ya satu terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM, yang satu terdaftar di Kemendagri. Kemendagri itu mestinya menetralisir dan langsung menegur Apdesi,” kata Junimart saat rapat kerja Komisi II bersama Mendagri Tito Karnavian di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4).


Teguran Kemendagri tersebut, kata Junimart, sangat penting supaya tidak menjadi bola liar di media massa dan agar tidak membuat bingung masyarakat.

"Jadi saran kami sebaiknya Kemendagri mengambil sikap sebagai pembina pengawas dari seluruh ormas di Indonesia," tuturnya.

Di depan Tito, Junimart menyinggung bahwa kini tidak sedikit organisasi-organisasi masyarakat (ormas) yang kebablasan. Salah satunya seperti apa yang dilakukan Apdesi. Menurutnya, Kemendagri wajib melakukan pengawasan dan membina para ormas-ormas termasuk Apdesi.

"Saya melihat, mencermati selama ini ormas-ormas itu kebanyakan bablas Pak Menteri, bablas itu artinya mereka sudah tidak tunduk kepada aturan dan peraturan perundangan-undangan 17/2013," tuturnya.

"Padahal itu menjadi kewajiban dari Kemendagri untuk membina, mengawasi dan membina para ormas, termasuk yang terakhir kalau kita masih ingat betul tentang Apdesi," pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya