Berita

Muhammad Said Didu/Net

Politik

Jika Gaya Kelola APBN Masih Sama, Tahun 2024 Jokowi Warisi Utang Rp 18 Ribu Triliun

SELASA, 05 APRIL 2022 | 19:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo masih diemban Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dikhawatirkan terus membengkak.

Perkiraan utang negara hingga akhir periode Jokowi, dihitung oleh mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu, mencapai belasan ribu triliun.

Utang yang kemungkinan akan terus bertambah, disebutkan Said Didu, berasal dari pembiayaan oleh pemerintah, BUMN, dan juga Bank Indonesia (BI).


"Perkiraan saya, jika pemerintahan ini tetap seperti gaya sekarang, maka utang publik (pemerintah+BUMN+BI) sampai dengan 2024 sekitar Rp 18.000 triliun," ujar Said Didu melalui akun Twitternya, Selasa (5/4).

Lebih lanjut, dalam catatannya Said Didu mendapati utang yang ada pada masa pemerintahan Jokowi hingga akhir tahun 2021 kemarin sudah lebih tinggi dari catatan para politisi yang menyebut mencapai Rp 7.000 triliun.

"Akhir 2021 sudah Rp 13.440 triliun," demikian Said Didu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya