Berita

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga/Net

Politik

Wajar Kepercayaan Rendah, Parpol Tidak Peka Kesulitan Rakyat

SELASA, 05 APRIL 2022 | 14:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepercayaan publik kepada partai politik (parpol) memang terbilang memprihatinkan. Kasus ini tidak bisa dilepas begitu saja dengan adanya sejumlah partai politik yang mewacanakan penundaan Pemilu 2024.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai bahwa kepercayaan masyarakat yang rendah terjadi karena partai tidak mampu memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Berbagai persoalan rakyat terkesan diabaikan parpol. Kasus minyak goreng misalnya, terkesan parpol pemerintah tidak berpihak kepada rakyat. Bahkan ada parpol yang justru mengkritik rakyat yang antre minyak goreng,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/4).


Jamiluddin menambahkan partai politik di Indonesia kurang sensitif dengan persoalan rakyat, sehingga wajar tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik rendah.

"Jadi, parpol dinilai tidak peka terhadap kesulitan rakyat. Akibatnya, parpol dinilai tidak aspiratif karena tidak memperjuangkan persoalan rakyat,” ucapnya.

Dia menambahkan agar moncer di Pemilu 2024 mendatang, partai politik harus mampu mendekati hati rakyat dengan menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Jadi, banyaknya sikap dan perilaku kader parpol yang tidak aspiratif, membuat rakyat tidak percaya kepada parpol. Sikap dan perilaku demikian seharusnya dijauhkan agar rakyat kembali percaya kepada parpol,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya