Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo/Ist

Presisi

Polri Dalami Produsen Migor Nakal, Minyak Curah Dikemas Ulang Harganya jadi Mahal

SELASA, 05 APRIL 2022 | 02:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri teleh menerima data dari Kementrian Perindustrian terkait produsen minyak goreng yang berbuat curang, yakni mengemas minyak curah menjadi kemasan alias premium.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, terkait dengan temuan itu kini tengah dilakukan pendalaman oleh Polri.

“Sedang didalami. Tadi yang sudah didapat di lapangan, adalah perubahan dari minyak goreng curah kemudian dikemas ulang dan dijual lagi. Jadi harga kemasan yang baru itu, harganya lebih tinggi dari HET minyak curah 14.000 perliter,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/4).


“Tapi harganya dia, lebih rendah dari harga kemasan minyak goreng lainnya yang sudah terdaftar, artinya ada selisih harga disitu, ini akan menjadi fokus penindakan Satgas,” sambung Dedi menekankan.

Pemerintah sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan dengan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak curah yakni 14.000 perliter, sementara untuk harga minyak goreng kemasan disesuaikan dengan mekanisme pasar sehingga harganya jauh lebih tinggi dari ketentuan harga minyak curah.

Dedi menambahkan, seusai rapat antara Kapolri dengan Menteri Perindustrian, disepakati membentuk Satgas Gabungan. Adapun Satgas Gabungan ini, kata Dedi unsur Polri yang terlibat yakni Bareskrim, Badan Intelijen dan Kemanan (Baintelkam).

Sementara di tingkat daerah, nantinya Satgas akan diawaki oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus), Direktorat Intelijen dan Kemananan (Ditintelkam), Bhabinkamtibmas dan Dinas Perindustrian Provinsi.

“Satgas Gabungan itu akan mengawasi produsen minyak goreng selama 24 jam,” demikian Dedi.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya