Berita

Mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawazier/Net

Politik

Skenario "Bos" Jokowi versi Fuad Bawazier: Minta 3 Periode, Ditolak Rakyat, Banting Setir Tunda Pemilu

SENIN, 04 APRIL 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu presiden tiga periode digerakkan secara terstruktur oleh rezim penguasa. Para menteri pembantu presiden diduga melakukan berbagai upaya untuk memuluskan presiden tiga periode.

"Dengan sumber daya yang dipunyai, diduga kuat mereka telah mengerahkan lembaga survei dan media tertentu menggalang opini. Dari sembunyi-sembunyi dan malu-malu kucing, sampai terang terangan, tidak tahu malu," kata mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawazier kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/4).

Namun, beragam cara yang dilakukan penguasa sejauh ini tidak disambut baik oleh rakyat. "Rakyat bergeming, tidak terpengaruh. Rakyat memegang semangat reformasi, presiden maksimal dua periode,” tegas Fuad.


Pihaknya mengurai, terjadi conflict of interest yang kasat mata merugikan negara dengan adanya isu penundaan pemilu dan atau perpanjangan masa jabatan presiden.

"Banyak kebijaksanaan dan aturan/undang-undang beraroma untuk kepentingan sang menteri sekaligus pengusaha dan konco-konco-nya. Mereka belum puas berburu keuntungan dan masih perlu waktu atau perpanjangan jabatan,” katanya.

Fuad menganalisa, ada perubahan isu dari presiden tiga periode menjadi penundaan pemilu. Sebab bila dipaksakan, Jokowi tidak akan dipilih rakyat jika memaksakan tiga periode.

Oleh karenanya, para pihak-pihak di belakang Jokowi ini tidak mau mengambil risiko dengan tidak dipilih lagi.

"Makanya banting setir ke perpanjangan 3 tahun alias penundaan pemilu. Semua happy, tidak bersusah payah, dapat 3 tahun gratisan, termasuk DPR, DPD, dan DPRD,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya