Berita

Duta Besar AS Tom Nides /Net

Dunia

AS Menjamin Tidak Menghalangi Israel untuk Bertindak Jika Terancam oleh Iran

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 16:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesepakatan nuklir baru tidak akan membuat Israel 'diam terikat'. Amerika Serikat akan menjamin bahwa Israel tidak akan dihalangi untuk bertindak jika Tel Aviv berada dalam posisi terancam.

Berbicara kepada Channel 12 pada Kamis (31/3), Duta Besar AS untuk Israel Tom Nides menguraikan bahwa Israel dapat melakukan dan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan.

“Kami sudah sangat jelas tentang ini. Jika kami memiliki kesepakatan, tangan Israel tidak terikat,” kata utusan itu, seperti dikutip dari RT, Jumat (1/4).


“Israel dapat melakukan dan mengambil tindakan apa pun yang perlu mereka ambil untuk melindungi negaranya," tambah Nides.

Utusan AS melanjutkan dengan menyatakan bahwa Israel telah diberitahu tentang pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung, mengatakan Tel Aviv tahu persis apa yang sedang terjadi, bahkan jika para pejabat kadang-kadang tidak senang dengan arah negosiasi.

Iran sudah dengan tegas mengatakan fasilitas nuklirnya tidak memiliki dimensi militer dan hanya digunakan untuk tujuan listrik dan medis, klaim yang berulang kali dikonfirmasi oleh pengawas nuklir PBB sebelum penarikan sepihak Washington dari JCPOA pada 2018.

Sejak itu, AS telah menerapkan kembali semua sanksi yang pernah dijatuhkan pada Teheran dan kemudian beberapa, sementara Iran telah mengurangi komitmennya sendiri berdasarkan kesepakatan itu, termasuk batasan pengayaan uraniumnya.

Selama percakapan, Nides menghindari pertanyaan langsung tentang apakah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran akan dihapus dari daftar kelompok teror AS sebagai bagian dari kesepakatan yang dihidupkan kembali, seperti yang juga dilakukannya dalam wawancara Channel 13.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya