Berita

Pengungsi dari Lviv, Ukraina, tiba di markas Palang Merah di Roma/Net

Dunia

Jalur Evakuasi Kembali Berjalan, ICRC Kerahkan Konvoi Kendaraan untuk Angkut Warga Mariupol yang Terkepung

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 15:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya evakuasi warga Ukraina yang terkepung, terus dilanjutkan. Pada Kamis (31/3) waktu setempat, tiga kendaraan dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) bergerak meninggalkan Zaporizhzhia menuju Mariupol dengan harapan bisa membawa banyak warga, setelah menerima jaminan keamanan dari semua pihak.

Pasukan Rusia masih terus mengeluarkan serangannya. Suara rentetan tembakan terdengar di kejauhan. Perjalanan menjadi lebih hati-hati, ditambah dengan ruas-ruas jalanan yang penuh reruntuhan sehingga kendaraan sulit untuk mempercepat lajunya.

Perjalanan ke Mariupol ini adalah upaya penting bagi Palang Merah yang berharap bisa menyelamatkan puluhan ribu orang yang masih terjebak di dalam kota.


"Operasi ini sangat diperlukan. Nyawa puluhan ribu orang di Mariupol bergantung padanya," kata Palang Merah dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari BBC, Jumat (1/4)/

Misi ini beberapa kali sempat tertunda karena kesepakatan jaminan keamanan yang panjang. Ini juga tidak menjamin akan berhasil mengingat upaya sebelumnya untuk membangun koridor kemanusiaan, gagal. Gencatan senjata yang disepakati sementara tidak berlaku.

ICRC bertujuan  untuk memfasilitasi dan menemani evakuasi warga sipil dari Mariupol dengan bus yang disediakan oleh pemerintah Ukraina.

Deputi Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan 45 bus akan dikirim lagi untuk menjemput warga sipil yang menderita.

Makanan, air, dan persediaan medis semuanya menipis selama blokade dan pemboman kota yang terjadi berminggu-minggu. Sebelumnya, warga sipil yang memiliki kendaraan telah berangkat terlebih dahulu, tetapi  stok bahan bakar yang menipis membuat banyak kendaraan tidak bisa bergerak.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya