Berita

Konferensi pers Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) pimpinan Sutar Wijaya/RMOL

Politik

Soal Dualisme Apdesi, Kubu Surta Wijaya Klaim Kantongi SKT Kemendagri

KAMIS, 31 MARET 2022 | 17:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) pimpinan Sutar Wijaya enggan menanggapi lebih jauh soal adanya dualisme. Hal ini, seiring munculnya kepemimpinan Apdesi kubu Arifin Abdul Majid.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal Apdesi Asep Anwar Sadat saat jumpa pers di Bilangan Jakarta Selatan, pada Kamis (31/3).

"Mengenai hadirnya Apdesi yang merasa legal maka kami tidak ingin menanggapi," kata Asep.


Sebab, menurut Asep, Apdesi adalah organisasi kepala desa. Sementara, Arifin Abdul Majid sendiri sudah purna tugas sebagai kepala desa.

"Yang mengaku ketua umum itu bukan kepala desa," tegasnya.

Selain itu, Asep juga menegaskan bahwa pihaknya adalah Apdesi legal karena telah mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri.

Dalam hal ini Surta Wijaya adalah ketua umum terpilih melalui mekanisme Munas IV Apdesi di Jakarta dan dilantik langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.   

"Kementerian Desa mengetahui, Kemendagri mengetahui siapa mereka dan kami yakin Menkumham mereka akan segera dibatalkan," tegas Asep.

Lebih lanjut, Asep meyakini bahwa Apdesi kubu Arifin Abdul Majid yang menyatakan telah mengantongi surat dari Kemenkumham itu tidak akan mampu membuat kegiatan seperti Silatnas, Rakernas, atau kegiatan sejenisnya.

"Sebab kepala desa se-Indonesia hanya mau di pimpin oleh kepala desa," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya