Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (tengah)/Net

Politik

Tidak Ingin Suara Jateng Hilang Lagi, PAN Terapkan Strategi Kolaborasi

KAMIS, 31 MARET 2022 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak ingin kembali kehilangan suara DPR RI di Jawa Tengah jadi alasan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melakukan safari politik ke Jawa Tengah. Dia bahkan telah berkeliling ke seluruh kabupaten/kota di Jateng selama total 25 hari dalam 3 gelombang.

“Alhamdulillah saya sudah menuntaskan safari ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, ini penutup yang terakhir di Karanganyar,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (31/3).

Zulhas, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa PAN kini memang menerapkan strategi kolaborasi. Dia mengurai, selama 10 tahun melakukan konfrontasi atau berlawanan, PAN tidak mendapat hasil yang signifikan.


“Suara PAN di Jateng dari 8 jadi 0. Nggak ada angka lagi di bawah 0. Kita mengerti masyarakat Jateng itu nggak suka yang nyerang-nyerang, nyinyir, dan keras. Kita harus empatik, komunikatif, bisa diajak kolaborasi. Insya Allah dengan pendekatan ini PAN Jateng akan bangkit. Tidak ada itu daerah yang kering atau basah. Semua bisa dikerjakan,” tegasnya.

Zulhas selalu menemui Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan juga bupati atau walikota setempat. Mayoritas PDM yang dikunjungi Wakil Ketua MPR RI itu menyampaikan kegembiraan atas kedatangan Zulhas,

Salah satunya adalah Ketua PDM Muhammadiyah Wonogiri Drs. H. Kusman Toha saat Zulhas datang ke kompleks PKU Muhammadiyah, Wonogiri pada Rabu (30/3),

“Kerawuhan (kedatangan) Pak Zul adalah suatu kebahagiaan bagi kami. Kami merasa diperhatikan. Jadi bisa banyak menitipkan aspirasi warga Muhammadiyah dan Aisyiyah,” tuturnya yang turut semua pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk menyambut kedatangan Zulhas.

Selama bersafari di Jateng, Zulhas mendatangi kepala-kepala daerah, pimpinan Muhammadiyah dan NU, ormas Islam, hingga pondok-pondok pesantren. Zulhas didampingi anggota-anggota DPR RI F-PAN, pengurus DPP, dan tak jarang juga mengajak public figur kader PAN seperti Pasha Ungu, Desy Ratnasari, Deny Cagur, dan lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya