Berita

Aksi demonstrasi mahasiswa menuju Gedung DPR RI/RMOL

Nusantara

Prodewa Ajak Mahasiswa Ubah Paradigma Turun ke Jalan Menjadi Dialog Substansif

KAMIS, 31 MARET 2022 | 11:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Paradigma gerakan mahasiswa dinilai perlu diubah dari konservatif turun ke jalan menuju gerakan mahasiswa yang lebih kreatif dan substansif.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Nasional Progressive Democracy Watch (Prodewa), Fauzan Irvan seiring masih maraknya gerakan mahasiswa turun ke jalan di tengah pandemi Covid-19.

"Mahasiswa saat ini harus mulai mengubah paradigma menjadi gerakan seperti audiensi (dialog) dengan memberi solusi dari kritikan yang disampaikan. Juga dengan gerakan kreatif lainnya," kata Fauzan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/3).


Di sisi lain, ia turut meluruskan isu akan adanya gerakan Prodewa turun ke jalan beberapa waktu kedepan. Ia mengakui, Prodewa pada dasarnya berisi alumni-alumni Ketua BEM dan aktivis mahasiswa.

"Namun kami tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan isu pergerakan mahasiswa dari aliansi mana pun," tegas mantan Ketua BEM UPI Bandung dan Ketua BEM se-Jawa Barat itu.

Ia menegaskan, kabar Prodewa akan turun ke jalan adalah isu yang tidak benar. Saat ini, kata Fauzan, Prodewa sedang fokus melakukan konsolidasi internal se-Indonesia.

Prodewa juga fokus membantu pemerintah meningkatkan indeks demokrasi Indonesia yang sedang turun dengan melakukan berbagai bentuk diskusi, kajian, dan riset dari berbagai pakar.

"Untuk adik-adik dan sahabat saya para mahasiswa, mari kita kritis namun tetap mengedepankan dengan cara dialog yang substansif, agar tujuan penyampaian aspirasi tercapai dengan baik," tandas Fauzan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya