Berita

Prof Hikmahanto Juwana/Net

Politik

Indonesia Tuan Rumah G20 Gagal Jika Tidak Mampu Hadirkan Vladimir Putin

KAMIS, 31 MARET 2022 | 03:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia bakal dianggap gagal oleh dunia jika tidak mampu mengundang Presiden Vladimir Putin dalam forum internasional KTT G20, di Bali jelang akhir tahun mendatang.

Begitu kata Gurubesar Ilmu Hukum Internasional Profesor Hikmahanto Juwana ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/3).

Pihaknya menambahkan, pada pertemuan di KTT G20 bisa saja Amerika Serikat atau negara-negara sekutunya tidak mau menghadiri undangan Presiden Joko Widodo tersebut.


“Tapi, Rusia bisa saja hadir saja supaya mereka tidak hadir gitu kan. Saling mengancam atau semua saling tidak mau hadir deh semua emang saya pikirin soal perekonomian,” kata Prof Hikmahanto.

Menurutnya, masalah geopolitik yang terjadi di Ukraina terkait dengan masalah perekonomian dunia.

“Ini saling berkait nanti puncaknya itu adalah pada bulan November Apakah semua kepala pemerintahan dan kepala negara akan hadir atau tidak,” imbuhnya.

Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani menceritakan, pada forum internasional di Italia, kepala pemerintahan dan kepala negara hadir kecuali China, karena ada perang perdagangan dengan Amerika Serikat. Di mata dunia, Italia dianggap gagal menjalankan forum tersebut.

“Italia agak gagal tidak bisa menghadirkan Xi Jinping dalam pertemuan ini. Padahal ini kan kepala pemerintahan, kepala negara dengan anggapan mereka pengambil keputusan,” ujarnya.

Jika pada forum KTT G20, Indonesia tidak mampu menghadirkan Presiden Putin maka Indonesia bakal dianggap gagal menjadi tuan rumah dalam sejarah dunia.

“Ternyata banyak yang tidak hadir, ini bisa dianggap gagal G20 ini akan tercatat dalam sejarah bahwa ketika menjadi Presiden G20 ada isu Ukraina kita tidak bisa selesaikan masalah itu,” jelasnya.

“Itu akan tercatat dalam sejarah itu makanya saya sudah mendorong-dorong Indonesia harusnya ikut di dalam proses pedamaian di Ukraina,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya