Berita

Koordinator Nasional Ikatan Mahasiswa Nusantara (Kornas IMN) mendukung Satgas Pangan Polri memberantas mafia minyak goreng/Net

Nusantara

Kornas IMN Dukung Satgas Pangan Polri Berantas Mafia Minyak Goreng

KAMIS, 31 MARET 2022 | 00:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan minyak goreng di Tanah Air, mulai dari kelangkaan hingga kenaikan harga yang cukup tinggi disinyalir akibat ulah mafia kartel.

Koordinator Nasional Ikatan Mahasiswa Nusantara (Kornas IMN), Said Hawa Mubarok menganggap, ada pihak yang mengambil kesempatan dalam kesempitan pada persoalan minyak goreng.

Oleh karenanya, IMN mendukung penuh Satgas Pangan Polri untuk mengusut dugaan penimbunan minyak goreng oleh para pengusaha.


“Mendukung Satgas Pangan Polri untuk menindak para pengusaha yang dengan sengaja melakukan penimbunan minyak goreng,” kata Said dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/3).

Ia lantas mengingatkan pernyataan Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi mengenai persoalan minyak goreng. Dalam rapat bersama Komisi VI DPR Kamis lalu (17/3), Lutfi menyebut seharusnya Indonesia tidak mengalami bencana kelangkaan karena berstatus produsen minyak sawit terbesar.

Pasokan minyak goreng harusnya lebih dari cukup untuk mengamankan kebutuhan masyarakat. Apalagi pemerintah telah menjalankan kebijakan DMO dan DPO yang membuat Kemendag sukses mengepul sekitar 720.612 ton minyak sawit.

Namun fakta di lapangan berbeda. Keberadaan minyak goreng tersebut seakan hilang.

"Oleh sebab itu, mari kita dukung Polri mengusut mafia minyak goreng di Indonesia," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya