Berita

Kasatgas Pangan Irjen Helmy Santika memimpin rapat koordinasi jelang bulan ramadhan/Ist

Presisi

Gelar Rakor, Satgas Pangan Polri Evaluasi Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan

RABU, 30 MARET 2022 | 21:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Satgas Pangan Polri menggelar rapat koordinasi internal dalam rangka mengevaluasi ketersediaan dan harga pangan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2022.

Dalam rakor yang dihadiri oleh Satgas Pangan Pusat dan Kasatgas Daerah dari seluruh Indonesia itu, membahas ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa dan Lebaran tahun ini mencukupi.

“Hal ini berdasarkan hasil monitoring, paparan dan data yang dihimpun dari kementerian terkait. Adapun beberapa komoditas yang menjadi hotspot selain minyak goreng, yaitu gula, daging sapi dan kedelai karena pemenuhannya bergantung pada impor dan harga dipengaruhi oleh perkembangan global,” kata Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/3).


Untuk komoditas lokal seperti bawang merah dan cabai, Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen ini mengatakan secara umum stok ketersediaannya aman.

Helmy menyampaikan, pemerintah sudah mengambil langkah-langkah antisipasi terkait dengan hal ini melalui realisasi importasi gula, daging sapi, dan kedelai yang untuk tujuan pemenuhan ketersediaan di dalam negeri.

“Strategi komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi dan penyelesaiannya,” ujarnya.

Satgas Pangan, lanjut Helmy, tetap mendalami dan menindaklanjuti informasi-informasi yang masuk terkait adanya dugaan pihak-pihak yang berlaku curang atas komoditas untuk keuntungan pribadi. Laporan tersebut akan ditangani secara objektif, prosedural, profesional dan transparan.

Dalam rakor tersebut, Helmy memberikan beberapa penekanan.

Pertama, terkait dengan minyak goreng yang saat ini sedang dilakukan upaya stabilisasi oleh pemerintah, harus didukung dengan langkah nyata membantu pengawasan dan pendistribusiannya harus lancar.

Kedua, terkait komoditas lain menjelang bulan puasa dan Lebaran, Satgas Pusat dan Daerah agar melakukan pengecekan langsung _on the spot_ di sentra-sentra pangan seperti Brebes, Magelang, Temanggung dan lain-lain.

“Kunjungi petani, pedagang sampai ke pasar untuk bisa berkomunikasi dengan baik, serap apa yang menjadi permasalahan,” jelas mantan Dittipideksus Bareskrim ini.

Ketiga, harus optimistis stok ketersediaan, distribusi dan harga pangan menjelang bulan puasa hingga Lebaran tahun ini stabil melalui kerja keras dan kerja sama dengan semua pemangku kepentingan.

Keempat, Helmy mengungkapkan sejak menjabat Kasatgas Pangan banyak suka duka dalam upaya mendukung pemerintah dalam mewujudkan pangan aman.

“Alhamdulillah selama 2019, 2020 dan 2021 secara umum, pangan aman, termasuk saat perayaan hari besar keagamaan nasional,” ujarnya.

Helmy bergabung di Satgas Pangan sejak menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim pada 2018, kemudian pada 2020 sebagai Kasatgas Pangan setelah menjabat Dirtipideksus.

Rakor tersebut dilanjutkan dengan penyerahan tugas dan tanggung jawab Kasatgas Pangan kepada Dirtipideksus Brigjen Whisnu Hermawan, yang sejak 2019 dirangkap oleh Dirtipideksus Bareskrim.

“Mari kita memberikan dukungan penuh kepada Dirtipideksus selaku Kasatgas Pangan untuk dapat mewujudkan pangan aman 2022,” kata Helmy.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya