Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Survei: Jika Pilpres AS Digelar Saat Ini, Trump Bakal Sikat Habis Suara Biden

RABU, 30 MARET 2022 | 11:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemilihan Presiden Amerika Serikat masih akan berlangsung dua tahun lagi, namun sebuah survei terbaru telah meprediksi bahwa mantan Presiden AS Donald Trump akan mengalahkan pemimpin Amerika saat ini, Joe Biden jika keduanya ditanding ulang.

Diungkap lembaga survei Harvard CAPS-Harris yang dimuat The Hill pada Senin (28/3), bahwa jika pemilihan presiden diadakan sekarang, Trump akan menikmati dukungan dari 47 persen orang Amerika sementara Biden akan dipercaya oleh 41 persen responden.

Sementara hasil buruk dicapai Wakil Presiden Kamala Harris jika melawan Trump dengan 38 persen melawan 49 persen untuk kemenangan mantan presiden.


Temuan ini muncul saat peringkat Biden menurun.  

Menurut jajak pendapat terbaru, peringkat persetujuan presiden telah turun menjadi hanya 40 persen, level terendah dari kepresidenannya menurut catatan NBC, di tengah krisis yang sedang berlangsung di Ukraina dan lonjakan inflasi terbesar dalam 40 tahun.

Meskipun Trump belum secara resmi mengumumkan apakah dia akan mencalonkan diri dalam pemilihan, survei Harvard CAPS-Harris memberinya lebih banyak kabar baik.  

Dia tetap menjadi kandidat nomor satu untuk Partai Republik, dengan 59 persen akan dengan senang hati mendukungnya. Gubernur Florida Ron DeSantis, favorit saat ini untuk nominasi Partai Republik, hanya mendapat skor 10 persen.

Trump, yang menjabat satu masa jabatan antara 2017 sampai 2021, telah berulang kali mengklaim bahwa pemilihan 2020 telah dicuri darinya. Banyak tuntutan hukum yang diajukan oleh tim kampanyenya, bagaimanapun, tidak membantunya untuk membatalkan hasilnya.

Menyusul peristiwa 6 Januari 2021, ketika kerumunan pendukungnya menyerbu gedung Capitol di Washington DC, Trump dilarang dari Twitter, Facebook, dan semua platform media sosial utama atas dugaan perannya dalam menghasut kerusuhan, atau "kudeta", sebagaimana Biden menyebutnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya