Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Melunak, Ukraina Siap Menjadi Netral dan Non-Nuklir

SENIN, 28 MARET 2022 | 23:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Invasi Rusia yang telah berlangsung lebih dari sebulan tampaknya berhasil menekan dan melunakkan sikap keras Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam keterangan hari Minggu kemarin (27/3) akhirnya bersedia melucuti program nuklir negaranya. Pernyataan ini disampaikan Zelenzky menyambut pembicaraan damai dengan Rusia yang menurut rencana akan diselengagrakan di Turki.

Zelensky seperti dikutip CNN mengatakan, invasi Rusia ke Ukraina karena Putin ingin Ukraina bersikap netral dalam arti tidak menjadi anggota dari NATO, serta tidak mengembangkan program nuklir.

“Kami siap menerima ini. Ini merupakan poin yang paling penting," kata Zelensky.


Ukraina disebutkan sudah lama tidak memiliki program senjata nuklir. Namun demi memuaskan Rusia, Ukraina bersedia memberikan kepastian mengenai itu.

Di sisi lain, Zelensky mengatakan, kesepakatan apapun yang diambil dalam pembicaraan damai dengan Rusia harus melalui referandum di Ukraina.

"Jadi klausul ini adalah jaminan keamanan bagi Ukraina. Sejak mereka mengatakan itu (jaminan keamanan) untuk mereka (Rusia) juga, saya cukup mengerti, dan sekarang tengah dibicarakan,” kata dia lagi sambil menambahkan, Ukraina ingin agar perjanjian damai tidak hanya dituliskan di atas selembar kertas tetapi secara serius ditandatangani dan diaplikasikan.

Mengenai status Krimea dan Donbas, Zelensky mengatakan, hal itu pun termasuk yang harus dibicarakan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya