Berita

Ilustrasi shalat/Net

Politik

Tarawih Berjamaah Hak Umat Muslim, Tolong Jangan Dibatasi Kewajiban Booster

MINGGU, 27 MARET 2022 | 13:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo bersama para menterinya diminta untuk menghentikan sikap yang dianggap selalu mengganggu ibadah umat Islam. Salah satunya dengan menggunakan alasan pencegahan pandemi Covid-19.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merasa aneh ketika Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyertakan syarat khusus bagi umat muslim untuk menggelar Shalat Tarawih berjamaah saat Bulan Ramadhan.

Syarat itu adalah kewajiban untuk sudah menjalani vaksinasi dosis 3 atau booster.


"Sikap pemerintah yang selalu ganggu ibadah umat Islam dengan berbagai aturan yang diskriminatif dan tidak rational itu harus dihentikan," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/3).

Menurut Muslim, aturan mudik dan Shalat Tarawih dengan syarat vaksin booster terkesan membatasi kebebasan umat Islam. Hal ini juga melanggar hak kebebasan umat dalam menjalankan ibadah.

Padahal, saat gelaran MotoGP yang mengundang banyak kerumunan, tidak ada kewajiban bagi penonton untuk menjalankan vaksinasi booster.

"Ibadah umat Islam itu adalah hak asasi umat yang wajib dihormati. Tolong jangan diatur-atur, dibatasi, dipersulit, dan diskriminasi," pungkas Muslim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya