Berita

Presiden Joko Widodo menjenguk tokoh sesepuh Muhammadiyah, Ahmad Syafi'i Maarif/Net

Politik

Jokowi Jenguk Buya Syafi'i Maarif di Sleman

SABTU, 26 MARET 2022 | 16:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo menjenguk tokoh sesepuh Muhammadiyah, Ahmad Syafi'i Maarif atau lebih akrab disapa Buya Syafi'i di kediamannya, Yogyakarta, pada Sabtu (26/3).

Kepala Negara menjenguk Buya Syafi'i yang dikabarkan sempat dirawat di rumah sakit beberapa waktu lalu.

"Beberapa waktu lalu, Buya Syafii Maarif dirawat di rumah sakit. Syukur alhamdulillah, beliau sudah sehat,ujar Jokowi dalam postingan akun Twitter pribadinya @Jokowi, Sabtu (26/3).


"Hari ini, saya datang menjenguk Buya Syafii di kediaman beliau di Sleman. Keadaan beliau semakin membaik," imbuhnya.

Presiden Jokowi juga turut mendoakan Buya Syafi'i Maarif agar senantiasa diberi kesehatan oleh Allah SWT.

"Semoga Buya Syafii selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT," ucap Jokowi.

Sementara itu, turut hadir mendampingi Buya Syafi'i Maarif, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir. Dia menyambut baik dan menghaturkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah menjenguk Buya Syafi'i Maarif.

"Kami atas nama keluarga Buya Syafi'i Ma'arif dan keluarga besar Muhammadiyah menyampaikan terima kasih atas atensi kemudian juga kehadiran Bapak Presiden di tengah kesibukannya meluangkan waktu untuk menjenguk Buya," ucap Haedar.

Haedar juga menyambut hangat Presiden Jokowi yang turut mendoakan agar Buya tetap sehat dan bisa terus menjadi Bapak Bangsa yang bisa terus membimbing bangsa ini.

"Kami juga berdoa agar bangsa Indonesia dan seluruh elit bangsa diberi kekuatan untuk bisa menyelesaikan pandemi dan juga sekaligus bisa berbangsa-bernegara dengan penuh kekeluargaan," tuturnya.

"Karena ini merupakan simbol dari negara menghadirkan kekeluargaan, yang mana hal-hal seperti ini harus kita rawat bersama bahwa hubungan-hubungan yang informal dan kebersamaan itu menjadi sangat penting," demikian Haedar Nashir.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya