Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Warga Boleh Mudik Lebaran, Komisi IX DPR: Jangan Disambut Berlebihan, Tetap Hati-hati

JUMAT, 25 MARET 2022 | 09:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Izin mudik Ramadhan dan Idul Fitri 2022 yang dikeluarkan pemerintah perlu dibarengi dengan kehati-hatian. Sebab meski kasus Covid-19 sudah terlihat melandai, jangan sampai momen Idul Fitri membuat kasus corona kembali meledak.

"Kebijakan ini jangan disambut secara berlebihan. Masyarakat jangan bereuforia, apalagi kalau menganggap pandemi sudah berakhir, itu salah besar,” kata anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/3).

Politisi PDIP ini menuturkan, pandemi Covid-19 masih jauh dari usai. Oleh karena itu, asas kehati-hatian tetap harus dikedepankan.


“Bukan kata saya pandemi belum selesai, tapi kata WHO. Lembaga kesehatan dunia ini masih terus mewanti-wanti bahwa pandemi masih jauh dari selesai. Karena itu, asas kehati-hatian harus selalu dikedepankan,” tuturnya.
 
Selain itu, Indonesia juga harus berkaca dari kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara di Eropa. Sejumlah negara di Eropa yang tren kasus positif Covid-19 sudah melandai, diketahui kembali meledak.
 
“Mungkin karena adanya tekanan publik, politik, dan sosial budaya, banyak negara di Eropa melonggarkan aturan dan sangat terbuka. Bahkan ada yang tidak mewajibkan pemakaian masker di ruang publik. Lihatlah sekarang, di sana terjadi ledakan," tutur Rahmad.

Salah satu contohnya Korea Selatan. Rahmad menyatakan, di negara ginseng itu, kasus Covid-19 telah menembus 10 juta atau hampir 20 persen dari jumlah populasi negara tersebut.

Angka tersebut membuat Korea Selatan menjadi negara dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di dunia.

“Saya kira kasus di Eropa juga di Korea Selatan harus jadi perhatian kita bersama. Kita tentu tidak mau setelah melandai seperti saat ini meledak lagi. Karena itu kita harus berhati-hati,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya