Berita

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Urusan Ukraina Belum Selesai, Jabatan Sekjen NATO Diperpanjang hingga September 2023

KAMIS, 24 MARET 2022 | 22:21 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Dengan perang yang berkecamuk di Ukraina, beberapa pemimpin negara-negara sekutu NATO telah menyatakan keinginan mereka untuk memperpanjang kontrak jabatan Sekretaris Jenderal, Jens Stoltenberg setidaknya untuk satu tahun lagi, hingga September 2023.

Dilaporkan dari Financial Times dan Politico pada Kamis (24/3), 3 pejabat NATO dari AS mengemukakan ide itu untuk dibahas pada KTT NATO di hari yang sama. Dan di hari yang sama juga keputusan itu disetujui.

“Saya serahkan keputusan itu kepada 30 pemimpin NATO,” ujar Stoltenberg sebelum memulai KTT NATO.


Jika keputusan itu tidak dikemukakan dan disetujui, Stoltenberg, mantan perdana menteri Norwegia yang menjabat sebagai pejabat tinggi sipil NATO sejak Oktober 2014, direncanakan menjabat sebagai kepala Bank Sentral Norwegia pada September ini, usai masa jabatannya di NATO.

Kemudian Para pemimpin Sekutu diperkirakan akan mengumumkan penggantinya pada akhir Juni ketika mereka akan berkumpul untuk pertemuan puncak di Madrid.

Tetapi perang Rusia selama sebulan melawan Ukraina, yang menurut Presiden Vladimir Putin dimulainya sebagian karena keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO, telah mengubah rencana NATO.

Namun bagi Stoltenberg, ini bukan pertama kalinya masa jabatan miliknya diperpanjang. Pada 2019, kontrak awal Stoltenberg diperpanjang dua tahun, hingga 30 September 2022, ketika sekutu bergulat dengan keributan yang disebabkan oleh Presiden AS Donald Trump saat itu.

Stoltenberg menerima penghargaan besar atas upaya mengelola hubungannya dengan Trump dan mengubah presiden yang ‘mudah terbakar’ itu menjadi pendukung NATO.

Jabatan sekretaris jenderal secara tradisional dipegang oleh orang Eropa, sedangkan posisi tertinggi militer NATO, Panglima Tertinggi Sekutu Eropa, selalu dipegang oleh perwira militer AS.

Dengan perpanjangan kontrak Stoltenberg yang hampir selesai, ada spekulasi bahwa sekutu akan bertujuan untuk memilih sekretaris jenderal wanita pertama NATO.

Kembalinya perang ke Eropa telah menempatkan para pemimpin sekutu di bawah tekanan luar biasa karena mereka telah menghadapi ancaman terbuka dari Rusia. Pemimpin Rusia, Vladimir Putin telah memperingatkan konsekuensi berat bagi siapa saja yang ikut campur dalam invasinya ke Ukraina.

Sementara itu, Ukraina telah meminta NATO untuk memberlakukan zona larangan terbang atau mengambil tindakan lain yang akan menghentikan serangan Rusia.

Sejauh ini, sekutu telah memilih untuk mengirim senjata, uang, dan memberikan dukungan lain, tetapi mengesampingkan keterlibatan langsung dalam pertempuran, termasuk zona larangan terbang.

Para pejabat AS berpendapat bahwa langkah seperti itu berbahaya bagi dunia. Itu akan melibatkan angkatan udara AS untuk menembak jatuh pesawat Rusia, yang berpotensi memperluas konflik.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya