Berita

Bendera Rusia dan India/Net

Dunia

Wamenlu India: Kami Netral pada AS dan Rusia, Hubungan Kami Berdasarkan Profit

KAMIS, 24 MARET 2022 | 19:43 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

India akhirnya merespons tuduhan Amerika Serikat dan negara Barat yang mengatakan negara Sungai Gangga itu condong mendukung Rusia di krisis Ukraina saat ini.

Kementerian Luar Negeri India mengatakan kepada parlemen pada Kamis (23/3), tuduhan itu tidak benar. Namun, tidak salah juga.

“India memiliki hubungan persahabatan dengan AS dan Rusia yang berdasarkan prestasi kedua negara itu,” ujar Kemenlu seperti dikutip Reuters.


India adalah satu-satunya negara besar yang dekat dengan Amerika Serikat yang tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina atau menjatuhkan sanksi apa pun terhadapnya.

"India telah menyerukan penghentian permusuhan dan kembali ke jalur diplomasi dengan dialog sehubungan pada konflik di Ukraina," ujar Wakil Menteri Luar Negeri India, Meenakashi Lekhi.

"India memiliki hubungan yang dekat dan bersahabat baik dengan AS maupun Rusia. Ini semua berdasarkan jasa-jasa mereka terhadap negara kami," tambahnya.

Minggu ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan India adalah satu-satunya negara dari kelompok Quad yang cenderung bingung dalam bertindak melawan Rusia.

Quad itu ditujukan untuk melawan China, kelompok 4 negara yang terdiri dari Australia, India, Jepang dan Amerika Serikat.

Selama dekade terakhir, India tumbuh lebih dekat dengan AS dalam menghadapi kebangkitan China melintasi perbatasan, tetapi Rusia tetap menjadi pemasok senjata terbesarnya.

Seorang diplomat AS mengatakan pada pekan ini, AS juga siap membantu India dengan lebih banyak pasokan perangkat keras dan energi militer untuk mengurangi ketergantungan India kepada Rusia.

Namun kenyataannya, dari senapan hingga senjata roket, sekitar 60 persen pasokan militer India berasal dari Rusia, yang menurut para analis lebih hemat biaya daripada dari supply AS.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya