Berita

Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde/Net

Dunia

Bantu Melawan Rusia, Swedia dan Jerman Siap Kirim Ribuan Senjata Anti Tank ke Ukraina

KAMIS, 24 MARET 2022 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Swedia dan Jerman secara bersamaan mengumumkan pada Rabu (23/3) bahwa mereka akan mengirim ribuan senjata anti-tank ke Ukraina.  

Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde mengatakan negaranya akan mengirim 5.000 senjata anti-tank ke Ukraina, di atas 5.000 yang sudah disediakan, menyebut itu sebagai keputusan bersejarah.

Sementara itu, Kantor Pers Jerman melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht telah meminta angkatan bersenjata negara itu untuk menyediakan 2.000 granat berpeluncur roket dari persediaannya sendiri ke Ukraina.


Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan kepada anggota parlemen Jerman pada hari Rabu bahwa sementara militer negara itu kekurangan pasokan, pemerintah akan mendorong produsen senjata untuk lebih banyak pengiriman yang mungkin dilakukan.

RT melaporkan militer Jerman telah berada dalam keadaan terlantar selama bertahun-tahun, dan pasukannya dilaporkan kekurangan amunisi, peralatan, dan bahkan sepatu bot.  

Kedua negara telah berjanji untuk menaikkan belanja pertahanan menyusul pecahnya perang di Ukraina.  

Swedia, yang terus meningkatkan anggaran militernya sejak 2014, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan pengeluaran hingga 2 persen dari PDB sesegera mungkin, meningkat sekitar sepertiga dari tingkat saat ini.

Tidak seperti Jerman, Swedia bukan anggota NATO, dan pemerintah di Stockholm telah mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk tetap keluar dari aliansi era Perang Dingin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya