Berita

Anggota Fraksi Partai Gerindra di MPR RI, Ardhya Pratiwi Setiowati/Net

Politik

Legislator Gerindra: Dengan Amalkan Empat Pilar MPR, Indonesia Tetap Bersatu

SELASA, 22 MARET 2022 | 23:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penting bagi semua elemen untuk merefleksikan dan kembali menguatkannilai-nilai kebinekaan dan menjaga persatuan Indonesia demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apalagi, Indonesia merupakan negara majemuk dan beragam baik suku, etnis, budaya, bahkan agama.

Anggota Fraksi Partai Gerindra di MPR RI, Ardhya Pratiwi Setiowati mengatakan, keberagaman yang tidak terawat dengan baik akan membuat Indonesia rentan diterpa konflik.

"Maka sudah menjadi kewajiban kita untuk tetap merawat kebinekaan dan menjaga persatuan Indonesia demi menjaga keutuhan NKRI,” ujar Ardhya dalam keterangannya, Selasa (22/3).


Ardhya juga menyampaikan, pentingnya rakyat Indonesia memahami dan mengamalkan empat pilar MPR RI dalam kehidupan ketatanegaraan dan di semua aspek kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Adapun Empat Pilar MPR RI yang dimaksud adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara," tuturnya.

"Dengan mengimplementasikan empat pilar ini di kehidupan sehari-hari, Indonesia pasti tidak bercerai berai dan tetap bersatu,” sambungnya.

Lanjutnya, nilai-nilai empat pilar MPR harus dikenalkan ini sejak dini. Setidaknya, di lingkungan terdekat dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal ini berguna untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkas Ardhya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya