Berita

Perdana Menteri Georgia Irakli Garibashvili/Net

Dunia

Mayoritas Warga Georgia Setuju Negaranya Tidak Menghukum Rusia dengan Sanksi

SELASA, 22 MARET 2022 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam sebuah jajak pendapat baru-baru ini diperoleh data bahwa sebagian besar warga Georgia mendukung keputusan pemerintah mereka untuk tidak memberlakukan pembatasan terhadap Rusia.

Pemerintah Georgia melakukan hal yang benar dengan tidak menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia sebagai tanggapan atas konflik di Ukraina. Begitu menurut jajak pendapat yang dirilis lembaga opini publik GORBI yang berbasis di Tbilisi, seperti dikutip dari RT, Senin (21/3).

Menurut survei tersebut 64,5 persen responden mengatakan mereka tidak mendukung negaranya menjatuhkan Sanksi, dan lebih dari 30 persen tidak setuju dengan strategi yang dipilih, serta hampir 5 persen menolak untuk menjawab pertanyaan.


Selama jajak pendapat, yang dilakukan dari 10 Maret hingga 16 Maret, 1.008 responden diwawancarai melalui telepon.  

Sebelumnya, Perdana Menteri Irakli Garibashvili, yang mewakili partai Georgian Dream yang berkuasa, menyatakan bahwa sanksi anti-Rusia bertentangan dengan kepentingan nasional Tbilisi.

“Tentu saja, kami menyadari tindakan mitra internasional kami setelah pecahnya permusuhan di Ukraina �" maksud saya sanksi ekonomi dan keuangan," kata Garibashvili pada 25 Februari, sehari setelah Kremlin meluncurkan operasi militernya di Ukraina.

"Dan saya ingin dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa Georgia tidak akan berpartisipasi dalam sanksi ini, karena ini hanya akan sangat merugikan negara dan penduduk kita,” lanjutnya.

Georgia adalah sebuah negara di Eropa Timur. Bekas republik di Uni Soviet ini berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Turki dan Armenia di sebelah selatan, serta Azerbaijan di sebelah tenggara.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya