Berita

Kadensus 88 Antiteror Irjen Martinus Hukom/Net

Presisi

Soal KKB Papua, Kadensus 88: Bukan Soal Terornya, Tapi yang Penting Selesaikan Keinginan Mereka untuk Merdeka

SENIN, 21 MARET 2022 | 21:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Detesemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Irjen Marthinus Hukom angkat bicara terkait peran Densus 88 dalam aksi terorisme dan radikalisme yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua yang kerap menelan korban jiwa dari aparat keamanan.

Menurutnya, masalah yang terjadi di Papua tidak bisa ditangani sembarangan. Pasalnya, kompleksitas masalah di sana perlu banyak tangan, tidak hanya sekadar diselesaikan satu pihak saja.

“Masalah Papua, mungkin dalam hal ini kita harus melihat dari sisi yang lebih luas lagi. Tidak sekedar yang harus diselesaikan, semua harus diselesaikan oleh kita bersama-sama loh bukan hanya Polisi ini semua elemen harus melihat ini menyelesaikannya,” tegas Martinus Hukom usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (21/3).


Dia menambahkan bahwa, ada kepentingan yang harus diselesaikan oleh banyak pihak. Dan menjaga Papua, kata dia, tidak boleh dilakukan hanya  sebagian orang atau instansi tertentu, namun dari seluruh elemen masyarakat di Indonesia.

“Yang terpenting adalah bagaimana menjaga Papua itu tidak boleh lepas dari Indonesia, kita punya model-model penanganan orang-orang yang punya keinginan untuk separatis contohnya Aceh,” ujarnya.

“Jadi bukan masalah penyelesaian terornya tapi yang terpenting adalah bagaimana menyelesaikan mereka tidak punya keinginan untuk merdeka itu lebih penting,” imbuhnya menekankan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya