Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Nusantara

Airlangga Hartarto Optimis Pelatihan Vokasi jadi Solusi Pemenuhan Kebutuhan SDM Terampil

MINGGU, 20 MARET 2022 | 02:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, meyakini dengan adanya pelatihan vokasi, dimana kementerian Ketenagakerjaan sebagai "leading sector" menjadi solusi untuk percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil dan tersertifikasi.

Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan pada acara Kick off Pelatihan Vokasi Tahun 2022 di BPVP Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang disampaikannya secara daring, Sabtu, (19/3).

Menko Airlangga mengatakan, dalam konteks ketenagakerjaan, investasi sangat penting paling tidak untuk 5 alasan, diantaranya yakni; investasi membuka lapangan kerja;investasi memperbesar peluang alih teknologi dan pengetahuan; investasi memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM);investasi mendorong peningkatan produktivitas; dan investasi menyumbang pada pertumbuhan ekonomi nasional.


"Untuk itu, perbaikan produktivitas tenaga kerja hanya dapat dilakukan dengan dukungan kualitas SDM yang mumpuni. Kualitas SDM yang mumpuni akan mendorong produktivitas yang lebih baik, dan tentunya akan menjadi pertimbangan utama investor dalam dan luar negeri ketika akan menanamkan modalnya di Indonesia," jelas Menko Airlangga.

Menko Airlangga menekankan pentingnya mengakselerasi transformasi digitalisasi dengan segala tantangan transformasinya, baik itu Transformasi Pekerjaan, Transformasi Keterampilan, maupun Transformasi Masyarakat.

"Kita semua termasuk tenaga kerja Indonesia harus bersiap dan terbiasa dalam menghadapi pola pengembangan diri sepanjang hayat. Artinya pelatihan vokasi re-skilling dan up-skilling ini sangat penting sebagai "Long Life Learning" atau sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan kerja dan hidup saat ini hingga masa datang," tutur Menko Airlangga.

Menko Airlangga turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada insan pelatihan vokasi, Dunia Usaha dan Dunia Industri serta seluruh pemangku kepentingan lainnya yang telah bekerja sebaik-baiknya untuk pelatihan vokasi di Indonesia.

"Saya berharap kontribusi dan kolaborasi semua pihak terus kita dorong Bersama untuk memastikan penyiapan SDM  Kompeten dan berdaya saing global yang lebih baik kedepan," tutup Menko Airlangga.

Pada kesempatan ini pula, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyapa sekaligus berdialog interaktif secara daring dengan perwakilan BPVP Banda Aceh, Sorong, terkait kesan dan pesan selama mengikuti pelatihan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya