Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Kemudaratan Blitzkrieg Rusia

SABTU, 19 MARET 2022 | 22:54 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SERANGAN gerak cepat Rusia merangsek masuk Ukrania di awal abad XXI mengingatkan para sejarawan militer dunia kepada serangan gerak cepat Jerman merangsek masuk Polandia lalu disusul seluruh negara Eropa kecuali Inggris di pertengahan abad XX yang kemudian tersohor sebagai Biltzkrieg.

Harus diakui Blitzkrieg yang dilakukan oleh Adolf Hitler pada masa Perang Dunia II semula secara militer sangat mengerikan bagi seluruh bangsa yang merasa terancam oleh angkara murka semangat memperluas Lebensraum bangsa Jerman setelah dipermalukan sebagai pecundang utama Perang Dunia I melalui Traktat Versailles 1920.

Keganasan Blitzkrieg Hitler, setara mengerikan dengan agresi militer Napoleon, Jengis Khan, Attila, Iskandar Agung dalam memporak-porandakan peta politik dunia.


Apabila Uni Soviet pada abad XX kedigdayaan militerisme Joseph Stalin didukung jenderal legendaris Georgy Zhukov, maka pada abad XXI ambisi militerisme Vladimir Putin didukung oleh Menteri Pertahanan Rusia , Sergey Shoygu.

Pada masa awal kepemimpinan Putin, pamor militer Rusia meredup akibat kegagalan menaklukkan Afghanistan serta petaka berdarah-darah Chechnya akibat angkatan bersenjata Rusia masih menggunakan senjata warisan jaman Uni Soviet.

Sebagai mantan anggota KGB, memang Putin tidak terlalu suka jika militer tampil menonjol di Rusia. Namun pada tahun 2012, Putin mengangkat Sergei Shoygu menjadi Menteri Pertahanan Rusia yang senantiasa siap siaga memimpin angkatan bersenjata Rusia turun ke lapangan termasuk pada saat bencana alam menimpa wilayah Rusia mau pun dalam perang menghadapi terorisme.

Dapat diyakini bahwa Sergey Shoygu memegang peran penting bahkan utama dalam menyukseskan pewujudan ofensif Blitzkrieg Putin terhadap Zelenski. Dapat dikatakan bahwa di Rusia, Sergey Shoygu memang tokoh paling diandalkan oleh Vladimir Putin sejajar dengan di Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, tokoh paling diandalkan oleh Joko Widodo.
 
InsyaAllah kesuksesan awal Blitzkrieg Rusia terhadap Ukraina tidak membuat Vladimir Putin lupa daratan sehingga takabur akibat mabuk kepayang kesuksesan.

Sejarah telah membuktikan bahwa kesuksesan Blitzkrieg Jerman pada awal Perang Dunia II secara lamba namun pasti justru mudarat menyeret kemudian menjerumuskan bangsa Jerman ke dalam jurang prahara malapetaka kehancuran paling total habis-habisan hancur sepanjang peradaban umat manusia di planet bumi ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya