Berita

Tentara Nasional Suriah yang memegang foto Bashar al-Assad./Net

Dunia

Militer Ukraina: Rusia Telah Rekrut Seribu Tentara Bayaran dari Suriah

JUMAT, 18 MARET 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Militer Ukraina melaporkan bahwa Rusia telah merekrut hampir seribu tentara bayaran dari Suriah untuk berperang di Ukraina.

"Penjajah Rusia, yang telah menderita kerugian besar selama perang, telah merekrut tentara bayaran dari pasukan di bawah komando rezim Bashar al-Assad (Suriah) dan (kelompok Lebanon) yang disebut tentara Hizbullah," ujar pernyataan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina seperti dikutip oleh Daily Sabah, Jumat (18/3).

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengingatkan tentara bayaran itu pada Kamis, bahwa “itu akan menjadi keputusan terburuk bagi anda" bagi yang berpartisipasi kedalam barisan Rusia melawan tentara Ukraina.


"Kami memiliki informasi bahwa militer Rusia merekrut tentara bayaran dari negara lain, mencoba menipu sebanyak mungkin anak muda untuk masuk dinas militer," tambahnya di video Telegram.

"Jadi sekarang saya memperingatkan semua orang yang akan mencoba bergabung dengan penjajah di tanah Ukraina kami. Umur panjang lebih baik daripada uang yang Anda tawarkan untuk waktu yang singkat," tegas Zelensky.

Zelensky juga mengatakan dia akan melanjutkan pidatonya di parlemen dan negara-negara mitra untuk menghentikan perang, memulihkan integritas wilayah Ukraina, dan kembali ke perdamaian yang telah lama ditunggu-tunggu.

Zelensky telah berbicara kepada parlemen Jerman, Kanada, dan Inggris sejauh ini melalui panggilan video.

Dia juga berbicara melalui tautan video pada sesi pleno Parlemen Eropa yang didedikasikan untuk perang Rusia-Ukraina pada 1 Maret.

Sebelumnya pada (11/3), percakapan antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu selama sesi Dewan Keamanan Nasional mengklaim Rusia telah menerima "lebih dari 16.000 aplikasi dari Timur Tengah” untuk berperang dengan pasukan Rusia (tanpa menyebutkan Suriah).

"Kita perlu memberi mereka apa yang mereka inginkan dan membantu mereka sampai ke zona konflik," ujar Putin kepada The Guardian, 11 Maret.

Kemudian ada juga sebuah video yang disiarkan oleh Kemenhan Rusia yang menunjukkan para pejuang Suriah meneriakkan di depan spanduk pro-Rusia.

Invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Rusia dan mendorong eksodus besar-besaran perusahaan global dari tanah ibu pertiwi Rusia.

Menurut laporan agensi berita internasional, setidaknya 726 warga sipil telah tewas dan 1.174 terluka di Ukraina sejak awal invasi brutal.

Mengacu data PBB, lebih dari 3 juta pengungsi telah melarikan diri ke negara-negara tetangga.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya