Berita

Personel Brimob menurunkan drone paksa jelang MotoGP/Ist

Presisi

Sehari Sebelum MotoGP Mandalika 18 Drone Diturunkan

JUMAT, 18 MARET 2022 | 01:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sehari sebelum mulai MotoGP Mandalika, 18 Drone berkeliaran di area sirkuit Mandalika, beruntung Polisi sigap menanganinya, dengan alat yang dimiliki semuanya berhasil di Jammer atau diturunkan dengan paksa.

Sejak perhelatan WSBK November lalu Polda NTB telah mensosialisasikan masalah larangan penerbangan Drone di area sirkuit, karena dapat mengganggu jalannya balapan dan mengganggu alat laut yang memerlukan signal.

Sehari menjelang Pertamina Gran Frix Of Indonesia atau yang lebih sering disebut MotoGP Mandalika 2022 ini, team Drone Korbrimob Polri BKO Polda NTB, terus gencar menurunkan puluhan drone liar yang masih bandel diterbangkan oleh pemiliknya.


Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK Msi di Media Center Sirkuit Mandalika, Kamis (17/3), menjelang hari ha perhelatan MotoGP Mandalika  sudah 18 drone yang dijammer atau diturunkan paksa oleh petugasnya.

"team drone tentu akan terus siaga untuk mengawasi drone-drone yang mendekat ke area sirkuit," tegasnya.

“Kita akan terus bekerja, mengamankan jalannya event MotoGP di Sirkuit Mandalika ini, dan kita akan terus memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mengudarakan drone-nya, karena sangat berbahaya dalam pelaksanaan event ini," tambahnya.

Rabu kemarin, pihaknya mulai amankan Sirkuit dari Drone Liar, sejumlah personel Brimob dari Mabes Polri sudah standby di salah satu bukit yang ada di area Sirkuit Mandalika.

"h-2 kemarin kita sudah menurunkan 11 drone dan hari ini sudah diturunkan 7 drone, dengan harapan tidak mengulangi lagi untuk menaikan dronenya nanti, apalagi di hari H nanti akan ada aksi aerobatic yang tentu saja wilayah udara di sekitar sirkuit harus clear” jelasnya.

Untuk sanksi bagi yang menerbangkan drone, Kabid Humas mengatakan bahwa sementara ini masih terus melakukan edukasi secara preventif. Namun bukan tidak mungkin pilot drone akan ditindak jika menimbulkan kerugian bagi orang lain.

“saat ini kita masih melakukan edukasi  secara preventif, drone kita turunkan dengan alat jammer dan kita kembalikan ke pemiliknya sambil kita ingatkan untuk tidak menerbangkan dronnya lagi di sekitar sirkuit” lanjutnya.

Alat jammer drone sendiri adalah alat yang bekerja menggunakan teknik pemancar High gain Directional Antena dengan melumpuhkan fungsi penerimaan radio pada sebuah drone dimana jika drone sasaran terkena alat tersebut, maka akan otomatis tidak berfungsi sehingga pihak brimob dapat mengamankan drone illegal tersebut.

“Sejauh ini ada Jammer DJI Mavic Pro, DJI Mavic Air, Mavic Spark DJI Lightbride yang kita gunakan” pungkas Kabid Humas.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya