Berita

Komisi III DPR RI bertemu dengan warga Bojongkoneng, Bogor/RMOL

Politik

Dengar Keluhan Warga Bojongkoneng, Komisi III akan Bentuk Pansus Mafia Tanah

KAMIS, 17 MARET 2022 | 14:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sengketa tanah yang terjadi antara warga Bojongkoneng dan pihak Sentul City ternyata belum selesai.
Hal itu didapati Komisi III DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/3).

Di depan warga, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengatakan, pihaknya akan segera membentuk panitia khusus (Pansus) terkait sengketa tanah antara warga Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti dengan pihak Sentul City.

Pembentukan Pansus juga diakui telah disepakati sembilan fraksi yang ada di DPR RI.

Pembentukan Pansus juga diakui telah disepakati sembilan fraksi yang ada di DPR RI.

“Dari sembilan fraksi yang hadir, hampir semua tadi berkesimpulan bahwa kami akan membentuk Pansus Mafia Tanah, kita akan bekerja sama dengan komisi II,” ucap Adies di lokasi.

Menurutnya, kasus yang terjadi di Bojongkoneng dan Cijayanti ini merupakan contoh utama dalam sengketa tanah yang ada di Indonesia.

"Kita akan mulai telisik bagaimana sertifikat bisa keluar di tengah masyarakat menempati ratusan tahun dan juga sudah membayar PBB. Kami akan memulai dari sini dan semua fraksi hampir menyetujui,” tegasnya.

Minggu depan, Komisi III DPR RI akan memanggil pihak Sentul City untuk dimintai keterangannya terkait sengketa lahan di Bojongkoneng dan Cijayanti.

"Nanti, kita akan memanggil pengembang ke DPR untuk kita tanyakan, apakah benar yang disampaikan kepada masyarakat. Setelah itu kita akan rakor dengan aparat penegak hukum di Polda Jabar,” tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya