Berita

Mayor Jenderal Igor Konashenkov/Net

Dunia

Sangkal Tudingan Serang Teater dan Tewaskan Warga Sipil Mariupol, Rusia: Gerilyawan Neo-Nazi Azov Pelakunya!

KAMIS, 17 MARET 2022 | 10:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertahanan Rusia menyangkal tudingan Ukraina bahwa serangan udara pasukannya menghancurkan sebuah teater di Mariupol dan membunuh warga sipil yang berlindung di sana.

Alih-alih mengiyakan klaim, Rusia mengatakan tidak ada serangan semacam itu terhadap sasaran darat di kota itu, dan menuduh batalion 'Azov' neo-Nazi membunuh sanderanya.

"Militer Rusia mengetahui laporan bahwa gerilyawan Azov telah menahan warga sipil di dalam teater sebagai tameng manusia, dan tidak menganggap gedung itu sebagai target serangan udara karena alasan itu," kata Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari RT, Kamis (17/3).


“Sebelumnya, diketahui dari para pengungsi yang keluar dari Mariupol bahwa Nazi dari Batalyon Azov dapat menyandera warga sipil di gedung teater, menggunakan lantai atas sebagai titik tembak,” kata Konashenkov.

"Mempertimbangkan potensi bahaya bagi warga sipil, dan provokasi yang telah dilakukan oleh kaum nasionalis pada 9 Maret dengan rumah sakit No. 3 di Mariupol, gedung teater di pusat kota tidak pernah dianggap sebagai target penghancuran,” tambahnya.

Menurut Konashenkov, informasi terpercaya yang tersedia menunjukkan bahwa militan Azov melakukan provokasi berdarah baru dengan meledakkan gedung teater yang telah mereka pasangi ranjau.

Unit paramiliter Ukraina yang menggunakan simbol Nazi Perang Dunia II telah menjadikan Mariupol sebagai basisnya, dan dilaporkan melarang warga sipil melarikan diri ke tempat yang aman saat pasukan Rusia dan pejuang Republik Rakyat Donetsk mengepung kota. 

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya