Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiman/Repro

Politik

Anthony Budiawan Desak PDIP Usulkan Jokowi Copot Menteri Pembuat Gaduh

RABU, 16 MARET 2022 | 17:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan didesak segera mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk memberi peringatan kepada anak buahnya yang membuat gaduh masyarakat.  Khususnya, terkait wacana penundaan Pemilu 2024 yang didengungkan oleh beberapa menteri kabinetnya.

Ada dua menteri yang menimbulkan kegaduhan karena mewacanakan penundaan Pemilu, yakni Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Desakan itu juga muncul dari pakar ekonomi nasional Anthony Budiawan. Secara lugas ia meminta PDI Perjuangan meminta Jokowi untuk menegur pembuat gaduh di lingkaran Jokowi.


"Saya rasa PDIP yang harus mengusulkan bahwa pejabat-pejabat yang bikin keruh harusnya langsung diusulkan untuk diberhentikan saja,” ucap Anthony dalam acara diskusi virtual Forum Tebet, bertemakan Menguak Motif di Balik Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Rabu (16/3).

Managing Director Political Economy and Policy Studies ini menjelaskan, jika Jokowi ingin aman dan langgeng di penghujung masa jabatannya, maka Jokowi harus berani bertindak tegas terhadap anak buahnya yang kerap melakukan kegaduhan.

Dengan demikian, proses kepemimpinannya bisa lancar hingga tahun 2024 mendatang. Ia mengaku khawatir, Jokowi akan diganggu oleh perlawanan masyarakat jika ngotot memaksakan kehendak menunda Pemilu 2024.

"Kalau tidak, Pak Jokowi takutnya diganggu sebelum Jokowi berakhir di 2024 ini akan terjadi perlawanan-perlawanan dari masyarakat yang nanti dampaknya pasti akan kepada Pak Jokowi,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya