Berita

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Repdem: Kalau Luhut Tidak Klarifikasi, Megawati akan Sampaikan Sikap ke Jokowi

RABU, 16 MARET 2022 | 15:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak tepat pandangan yang menilai PDI Perjuangan tidak punya taring untuk menegur Presiden Joko Widodo agar memberi peringatan kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan usai gaduh menyuarakan penundaan Pemilu Serentak 2024.

Dikatakan Ketua Umum DPP Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Wanto Sugito, pada prinsipnya PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi sebagai pemimpin negara untuk mengatasi kegaduhan politik terkait wacana penundaan pemilu yang salah satunya didengungkan Luhut sebagai pembantunya.

Wanto menjelaskan, Repdem sebagai organisasi di bawah naungan PDIP, akan fatsun pada partai yang juga menekekankan copot mencopot menteri adalah hak prerogatif dan pernyataan ini akan disampaikan jajarang pengurus pusat partai.


“Apakah sikap PDIP mendesak agar (Luhut) dicopot sebagai menteri ya itu akan disampaikan langsung oleh dewan pimpinan pusat partai,” kata Wanto dalam acara diskusi virtual Forum Tebet bertemakan "Menguak Motif di Balik Perpanjangan Masa Jabatan Presiden", Rabu (16/3).

Dia menegaskan, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto telah menyampaikan secara tegas dan lugas untuk meminta Luhut mengklarifikasi pernyataannya terkait penundaan pemilu.

Akan tetapi, jika pemintaan klarifikasi yang dilayangkan tidak digubris oleh Luhut, maka tidak menutup kemungkinan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menyampaikan sikapnya kepada Jokowi.

“Mungkin jika klarifikasi tidak tersampaikan, nanti ada lah sikap lanjutan dari pimpinan partai, jadi kita tunggu saja perkembangan,”imbuhnya.

Sejauh ini, kata Wanto, sikap PDI Perjuangan senada dengan amanah konstitusi bahwa pemilu berlangsung lima tahun sekali dan masa jabatan presiden hanya dibatasi dua periode.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya