Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Tolak Kemungkinan PBB Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Ukraina

SENIN, 14 MARET 2022 | 15:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia menolak kemungkinan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina.

Mengutip Kementerian Luar Negeri Rusia pada kantor berita RIA, Rusia tidak melihat alasan bagi pasukan penjaga perdamaian PBB untuk dikirim ke Ukraina.

Direktur departemen organisasi internasional Kemlu Rusia, Pyotr Ilyichev, mengatakan tidak perlu penjaga perdamaian karena Rusia memegang kendali, seperti dikutip Reuters, Senin (14/3).


Putaran baru pembicaraan antara Rusia dan Ukraina akan diadakan pada Senin pukul 10.30 waktu Kyiv, melalui tautan video.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Iryna Vereschuk mengatakan Ukraina akan mencoba mengevakuasi warga sipil yang terjebak di zona pertempuran melalui 10 koridor kemanusiaan. Itu termasuk di kota-kota dekat ibukota dan wilayah timur Luhansk.

"Kami akan, sekali lagi, mencoba membuka blokir pergerakan konvoi kemanusiaan yang membawa makanan dan obat-obatan ke (kota pelabuhan Mariupol) dari Berdiansk (di tenggara Ukraina)," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya