Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Nusantara

Gempa Nias Berada di Zona Megathrust, Puan Minta Siapkan Skenario Terburuk

SENIN, 14 MARET 2022 | 12:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nias Selatan kembali diguncang gempa. Ada dua kali guncangan dengan kekuatan Magnitudo 6,7 dan 6.0 pada pagi tadi, sekitar pukul 09.30 WIB. Gempa tersebut memicu kekhawatiran lantaran berada di zona megathrust.

Untuk itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat dan petugas kebencanaan melakukan penyisiran secara menyeluruh di wilayah yang terkena dampak gempa.

Gempa kuat di Nias Selatan terasa hingga sejumlah wilayah seperti di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Gunungsitoli, hingga Padang dan Pariaman, serta sejumlah wilayah lainnya. Puan meminta petugas terkait memastikan kondisi keselamatan warga.


“Termasuk aparat agar ikut membantu mengatasi kepanikan warga yang sempat terjadi akibat gempa,” ucap Puan dalam keterangannya, Senin (14/3).

Mantan Menko PMK ini mendesak Pemda Nias Selatan dan pemda-pemda yang berada di sekitarnya harus menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mengantisipasi adanya gempa susulan. BPBD bersama tim SAR gabungan lain pun diharapkan selalu siaga.

“Sekalipun gempa tidak berpotensi tsunami, pemantauan harus dilakukan dan petugas harus memberikan informasi sevalid mungkin kepada masyarakat. Jangan sampai info yang tidak lengkap menyebabkan misinformasi,” tutur Puan.

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya mitigasi ke depan. Pemerintah diminta harus selangkah lebih maju menyiapkan segala potensi terjadinya bencana.

“Kita semua harus mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi, karena berdasarkan keterangan BMKG, gempa di Nias Selatan pagi tadi berada di zona megathrust. Mitigasi harus diperkuat,” tegasnya.

BMKG memperhitungkan kemungkinan gempa berkekuatan Magnitudo 8,9 di zona megathrust. Untuk itu sesuai imbauan dari BMKG, semua harus mewaspadai skenario terburuk.

“Kita harus melihat ini sebagai upaya dari antisipasi. Bahwa mempersiapkan yang terburuk lebih baik daripada kurangnya persiapan. Kita berharap tidak ada bencana yang dikhawatirkan terjadi,” ucapnya.

Puan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar-kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia meminta warga terus memantau perkembangan informasi dari instansi terpercaya pemerintah.

“Sambil terus bersikap waspada dan hati-hati. Selalu pastikan keamanan dan keselamatan diri serta keluarga,” demikian Puan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya