Berita

Situasi di Ukraina/Net

Dunia

Tunjukkan Netralitas, Pakistan Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina

SENIN, 14 MARET 2022 | 12:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan tampaknya berusaha menunjukkan netralitas dalam konflik Rusia dan Ukraina. Dianggap mendukung Rusia, Pakistan mengumumkan akan mengirim bantuan darurat ke Ukraina sebagai pesan solidaritas

Kabinet Pakistan telah memutuskan untuk mengalokasikan sekitar 60 juta rupee atau Rp 4,7 miliar untuk bantuan yang akan dikirim dengan dua pesawat melalui Polandia.

Menurut sumber yang dikutip Dawn, keputusan pengiriman bantuan dilakukan setelah Kedutaan Ukraina di Islamabad mengeluarkan permintaan bantuan kemanusiaan dengan daftar barang-barang yang sangat dibutuhkan.


Kementerian Luar Negeri Pakistan juga sangat mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan kemanusiaan ke Ukraina, dengan Otoritas Manajemen Bencana Nasional (NDMA) yang bertanggung jawab.

Setelah melakukan konsultasi dengan NDMA, Perdana Menteri Imran Khan menginstruksikan agar bantuan tersebut stok yang disimpan oleh NDMA.

Barang-barang tersebut antara lain 100 tenda, 500 selimut, 500 kantong tidur, 30 generator 3.5kV, 2.500 batang sabun, hingga 995 botol cuci tangan. Barang-barang ini akan segera dikirim melalui penerbangan khusus pesawat C-130.

Selain barang-barang tersebut, NDMA juga akan mengatur pengadaan obat-obatan dan makanan dengan berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan Nasional.

Sebagai akibat dari eskalasi militer yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, diperkirakan 1,5 juta pengungsi, kebanyakan wanita dan anak-anak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya