Berita

Juru bicara kedutaan China Liu Pengyu/Net

Dunia

Jawab Tudingan Permintaan Bantuan Militer dari Rusia, China: Fokus Kami Menurunkan Ketegangan di Ukraina

SENIN, 14 MARET 2022 | 10:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Besar China di AS buka suara mengenai klaim media tentang adanya permintaan bantuan militer dari Rusia di tengah konflik di Ukraina.

Dalam pernyataannya, juru bicara kedutaan China Liu Pengyu mengatakan bahwa mereka tidak memiliki informasi tentang dugaan permintaan bantuan militer Rusia ke China, mencatat bahwa fokus Beijing adalah untuk menurunkan ketegangan di Ukraina.

"Kami belum pernah mendengar (permintaan) itu. Prioritas China adalah untuk mencegah situasi tegang meningkat atau bahkan di luar kendali," kata Liu, seperti dikutip dari Reuters, Senin (14/3).


Sebelumnya Financial Times, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya melaporkan pada Minggu (13/3) bahwa Moskow meminta China untuk mengirimkan peralatan dan jenis bantuan militer lain yang tidak ditentukan untuk mendukung serangannya di Ukraina.  

Laporan itu menambahkan bahwa Gedung Putih khawatir Beijing dapat merusak upaya barat untuk membantu pasukan Ukraina mempertahankan negara mereka jika memenuhi permintaan yang dituduhkan tersebut.

Tuduhan tersebut ikut dilaporkan kembali oleh New York Times, CNN, dan publikasi Barat lainnya.  

CNN
melaporkan, misalnya, bahwa Rusia telah meminta drone dari China, sementara NYT mengatakan bahwa sumbernya menolak untuk membahas jenis senjata atau bantuan militer yang diduga diincar Moskow, dengan alasan perlunya menjaga proses intelijen.

Setelah ditanya tentang laporan tersebut, juru bicara kedutaan China Liu Pengyu mengatakan kepada Reuters pada hari Minggu bahwa dia
 
Beijing telah mengambil sikap netral dalam konflik Rusia dengan Ukraina, menyerukan diakhirinya perang, tetapi menolak untuk bergabung dengan Barat dalam mengutuk Moskow.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya