Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sudah Pulih, Ribuan Tentara Rusia yang Terluka dalam Perang Ukraina Jalani Rehabilitasi

SENIN, 14 MARET 2022 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ribuan tentara Rusia yang terluka saat saat mengambil bagian dalam serangan Moskow di Ukraina dilaporkan telah dipulangkan dari rumah sakit.

Surat kabar resmi Kementerian Pertahanan Rusia Krasnaya Zvezda melaporkan pada Minggu (13/3), bahwa tentara yang sudah keluar dari rumah sakit tersebut, yang berjumlah sekitar 1.400 orang, akan memulai rehabilitasi di fasilitas perawatan khusus.

“Mereka semua telah menyatakan kesediaan untuk bergabung kembali dengan unit mereka setelah pemulihan penuh untuk lebih memenuhi tugas mereka sebagai bagian dari 'operasi militer khusus,'” lapor media, seperti dikutip dari RT, Senin (14/3).


Moskow pertama kali mengungkapkan jumlah tentara yang tewas dan terluka di Ukraina pada 2 Maret. Pada saat itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan jumlah korban tewas 498, dan mengatakan bahwa 1.597 prajurit terluka. Sejak itu, militer Rusia belum memperbarui jumlah korban tewas.

Pihak Ukraina, sebaliknya, secara teratur merilis perkiraan tentara Rusia yang terbunuh, mengklaim lebih dari 12.000 orang Rusia bisa kehilangan nyawa mereka dalam serangan itu.

Pada hari Minggu, Kiev mengatakan bahwa sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 130 terluka di jangkauan militer Yavoriv, ​​juga dikenal sebagai Pusat Internasional untuk Penjaga Perdamaian dan Keamanan, di luar Lviv, sebuah kota dekat perbatasan Ukraina dengan Polandia.

Moskow menyerang Ukraina pada akhir Februari lalu, menyusul kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina untuk menerapkan ketentuan perjanjian Minsk, dan pengakuan Rusia atas republik Donbass di Donetsk dan Luhansk.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya