Berita

Mobil yang diceburkan ke anak sungai Musi oleh warga di Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan/RMOLSumsel

Presisi

Berhasil Dievakuasi, Mobil yang Diceburkan Warga ke Sungai di Ilir Timur Terseret 25 Meter

SENIN, 14 MARET 2022 | 03:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Petugas dari Polrestabes Palembang dan Dinas Perhubungan Kota Palembang berhasil mengevakuasi mobil Daihatsu Xenia BG 1162 RR yang diamuk massa dan diceburkan ke anak Sungai Musi tak jauh dari Jembatan Gledek, Kecamatan Ilir Timur I, Minggu sore (13/3).

Proses evakuasi sempat terkendala hujan deras yang mengguyur Kota Palembang, Minggu siang membuat debit air di sungai meninggi dan arus menjadi lebih kencang. Bahkan karena kencangnya arus sungai, mobil sempat bergeser 25 meter dari titik awal diceburkan.

Setelah berhasil diangkat, kondisi mobil terlihat dalam kondisi rusak berat. Kaca bagian depan, kaca spiondan kaca samping serta belakang pecah. Pintu rusak dan body mobil penyok.


Salah seorang petugas kepolisian yang ditemui di lokasi mengungkapkan, bangkai mobil tersebut selanjutnya akan dibawa ke Polrestabes Palembang.
“Kalau waktu untuk evakuasi yang dibutuhkan hanya 40 menit. Tapi karena air sungai deras membutuhkan waktu cukup lama,” kata Musa Azhari, salah seorang warga setempat yang ikut membantu proses evakuasi dikutip RMOLSumsel, Minggu malam (14/3).

Aksi massa yang merusak satu unit mobil dan kemudian menceburkannya ke anak Sungai Musi diduga sebagai buntut tawuran yang terjadi sebelumnya.  

Tawuran terjadi antara kelompok remaja dari Kelurahan 9 Ilir dengan Kelurahan 13 Ilir di Jembatan Gledek, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, sejak dini hari sampai Minggu pagi (13/3).

Dalam tawuran tersebut, para remaja saling serang tidak hanya dengan batu dan petasan tapi juga dengan kayu, batang bambu dan senjata tajam.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Ginanjar Aliya Sukmana mengatakan, aksi tawuran di lokasi tersebut sejak Minggu dini, sebelum peristiwa perusakan, warga 9 Ilir yang berjumlah kurang lebih 100 orang dengan membawa berbagai macam senjata tajam melakukan penyerangan kepada warga 13 Ilir.

Termasuk pengemudi mobil Daihatsu Xenia warna Silver BG 1162 RR yang diduga ikut digunakan untuk melakukan penyerangan.

“Penyerangan dilakukan dengan membabi buta terutama mobil Xenia digunakan untuk menabrak warga Kelurahan 13 Ilir. Setelah melakukan penabrakan terhadap warga Kelurahan 13 Ilir, mobil Xenia tersebut bermaksud melarikan diri melewati jalan di sepanjang dam Jembatan Gledek. Namun di ujung jalan terjebak karena ada tenda hajatan, sehingga mobil tidak bisa lewat. Melihat hal ini warga Kelurahan 13 Ilir yang mengejar mobil tersebut langsung melakukan pengerusakan terhadap mobil Xenia tersebut. Beramai-ramai warga 13 Ilir menghancurkan, mendorong dan menceburkan mobil ke dalam dam hingga mobil tenggelam,” kata Ginanjar.

Dari data yang tertera di STNK, mobil tersebut atas nama Samsul beralamat di Jalan Veteran Lorong Setia Kawan, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Ginanjar menyampaikan, dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan diketahui pengendara mobil tersebut bernama Sandi, warga 9 Ilir dan 2 orang rekannya. Sebelum pengerusakan mobil oleh warga terjadi, ketiganya berhasil melarikan diri.

Mengenai kabar mobil berusaha kabur usai menabrak orang dibenarkan Ginanjar. Namun apakah yang ditabrak juga terlibat tawuran masih dalam penyelidikan.

“Korban yang ditabrak mobil Xenia tersebut yaitu seorang pelajar, Imam Hanafi bin Aan (12) warga Lorong Masawa Darat RT 8 Kelurahan 13 Ilir, dan seorang buruh M Rusli bin Yusuf (55) warga Lorong Masawa RT 9 Kelurahan 13 Ilir. Setelah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Boom Baru, kedua korban selanjutnya membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang,” terang Ginanjar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya