Berita

Kegiatan vaksinasi massal yang digelar Binda Kepulauan Riau/RMOL

Nusantara

Dukung Pemulihan Ekonomi, Binda Kepri Target 20 Ribu Karyawan Tervaksinasi

MINGGU, 13 MARET 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan pekerja atau karyawan tidak luput dari sasaran prioritas vaksinasi di masa pandemi Covid-19. Vaksinasi ini, menjadi penting sebagai dukungan percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Salah satunya, seperti kegiatan vaksinasi massal yang digelar Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kepulauan Riau (Kepri) bersama Dinas Kesehatan setempat. Vaksinasi ini, meliputi dosis pertama, dosis kedua hingga dosis ketiga atau booster.

Kepala Binda Kepri, Brigjen R. C. Gumay mengatakan, kegiatan kali ini digelar di 18 titik. Hal ini, sebagai wujud komitmen mendukung upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.


"Pelaksanaan vaksinasi hari ini ditargetkan diikuti 20.000 orang, di mana tidak hanya digelar massal, tetapi juga dilakukan upaya jemput bola ke perusahaan-perusahaan di Batam," ujar Gumay dalam keterangannya, Minggu (13/3).

Adapun 18 titik vaksinasi, yakni Vihara Maitreya, Gedung Buddha Tzu Chi, Vihara Budhi Bakti, PT Nok Precision, PT Epson, PT Rubicon, PT Giken, PT Scneider Lot 4, PT Scneider Lot 208, PT Scneider Dormitory, PT Teluk Pantaian Indah, PT Amtex, PT Sumitomo, PT Flextronic, PT JMS, PT Wasco, PT Karya Teknik dan PT Nok Freduenberg.

Selain menyasar karyawan, kata Gumay, vaksinasi juga terbuka untuk umum. Dia berharap, masyarakat yang sudah vaksin dosis lengkap, dapat melanjutkan untuk mendapat vaksin booster.

Sementara itu, Kabagops Binda Kepri, Kolonel Chb Komara Manurung menegaskan, Binda Kepri dan Dinkes Batam akan terus memfasilitasi perusahaan agar mendapat kemudahan vaksinasi booster bagi karyawan.

"Sejumlah lokasi vaksinasi booster digelar langsung di perusahaan. Agar produktivitas kegiatan industri tetap berjalan lancar dan aman dari penyebaran Covid-19," tegasnya.

Hingga akhir pekan ini, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kepri, capaian vaksinasi booster khususnya Batam baru mencapai 16,18 persen atau 127.717 orang dari total sasaran sebanyak 789.451 orang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya