Berita

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison./Net

Dunia

Klaim Sukses Hentikan Inkursi Vaksin China, PM Australia Telepon Para Pemimpin Pasifik Tiap Pekan

MINGGU, 13 MARET 2022 | 19:41 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan, pihaknya telah berhasil menghentikan “inkursi vaksin” China ke negara-negara kepulauan Pasifik.

Agenda China itu telah gagal karena Australia telah menyediakan vaksin Covid-19 untuk kawasan Pasifik lebih dulu, sebelum China atau negara lain memberikan penawaran vaksin kepada mereka.

PM Morrison mengatakan, untuk melawan serbuan vaksin dari China, dirinya rutin berbicara dengan para pemimpin pulau-pulau Pasifik setiap minggu.


"Saya berbicara dengan para pemimpin Pasifik setiap minggu dan itulah yang memastikan bahwa kami dapat memblokir serangan ke kawasan kami, karena kami berbagi nilai dengan kawasan Pasifik," ujar Morrison kepada Reuters, Minggu (13/3).

Australia telah lama mencurigai ada agenda tersembunyi China di balik bantuan vaksin Covid-19 ke negara-negara Pasifik. Negeri Kangguru itu melihatnya sebagai upaya menancapkan pengaruh, terutama pada Kepulauan Solomon.

Morrison mengatakan, keinginan China untuk membangun pangkalan militer di pulau-pulau Pasifik itu sangat jelas bagi Australia.

“Tetapi ini tidak akan terjadi (langgengnya agenda China itu),” ujar Morrison.

Saat ini, Australia merupakan donor bantuan terbesar ke pulau-pulau Pasifik, meskipun China telah meningkatkan pinjaman dan bantuan infrastruktur. Beberapa waktu lalu, China juga menyediakan peralatan militer untuk Fiji.

China sendiri telah membantah memiliki niat tersembunyi di balik bantuan dan tawaran kerjasama kepada negara-negara Pasifik. Bantuan itu diklaim adalah untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi China dan negara-negara kepulauan Pasifik.

China menganggap, tudingan yang kerap dilontarkan Australia dan Amerika Serikat sebagai "upaya menghidupkan kembali mentalitas perang dingin."

Hubungan  Australia dan China sebagai mitra dagang yang signifikan telah memburuk beberapa tahun terakhir. Setelah Australia melontarkan tuduhan tentang asal mula pandemi Covid-19 di Wuhan dan menuntut penyelidikan. China kemudian menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah produk Australia sebagai pembalasan.

Australia kini bergabung bersama Quad, yang dipimpin Amerika Serikat, Jepang dan India. Aliansi ini dibentuk untuk melawan pengaruh China di kawasan Pasifik. Sementara China menyebut aliansi itu tak ubahnya “NATO Indo Pasifik”.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya