Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Harga Minyak Dunia Meroket, Prancis Relakan Rp 31 Triliun untuk Subsidi BBM Warga

MINGGU, 13 MARET 2022 | 08:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meroketnya harga bahan bakar yang dipengaruhi invansi Rusia ke Ukraina membuat warga dunia kelabakan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah Prancis menggelontorkan dana subsidi.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengumumkan, pemerintah akan memberikan potongan harga sebesar 15 sen euro per liter untuk bensin dan solar untuk membantu rumah tangga dan bisnis mengatasi lonjakan biaya bahan bakar.

“Pemerintah akan mengatur untuk semua orang Prancis diskon bahan bakar di pompa sebesar 15 sen per liter. Diskon ini, berlaku untuk semua bahan bakar, akan diterapkan mulai 1 April untuk jangka waktu empat bulan,” kata Castex, seperti dikutip The National.


Ia mengatakan, tindakan ini akan merugikan pemerintah sekitar 2 miliar euro atau setara dengan Rp 31 triliun.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Prancis juga telah merogoh 20 miliar euro untuk pemotongan pajak dan subsidi dalam membatasi tagihan listrik dan gas.

“Saya meminta perusahaan minyak dan distributor juga melakukan upaya di pihak mereka. Mengingat situasi keuangan mereka, saya meminta mereka untuk membuat gerakan tambahan. Jika negara berusaha 15 sen per liter, dan jika mereka berusaha 5 sen, misalnya, memang 20 sen yang harus berakhir di saku Prancis," jelas Castex.

Menurut Castex, potongan harga itu akan membantu rumah tangga hingga bisnis, termasuk pengemudi taksi, truk, dan nelayan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya