Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rekor, Arab Saudi Eksekusi Massal 81 Orang dalam Sehari

MINGGU, 13 MARET 2022 | 06:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 81 pria dieksekusi secara massal oleh otoritas Arab Saudi, menjadikannya sebagai eksekusi massal terbesar di kerajaan itu dalam beberapa dekade terakhir.

Di antara 81 pria tersebut, sebanyak 37 orang adalah warga negara Arab Saudi, tujuh orang merupakan warga Yaman dan satu warga Suriah.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, mereka dieksekusi pada Sabtu (12/3) atas berbagai pelanggaran, seperti bergabung dengan kelompok-kelompok militan hingga memiliki keyakinan yang menyimpang.


"Mereka, berjumlah 81 orang, dihukum karena berbagai kejahatan termasuk membunuh pria, wanita dan anak-anak yang tidak bersalah," kata kementerian, seperti dikutip Reuters.

"Kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang ini juga termasuk berjanji setia kepada organisasi teroris asing, seperti ISIS, Al Qaeda dan Houthi," tambahnya.

Kementerian tidak mengatakan bagaimana eksekusi dilakukan.

Sebanyak 37 warga negara Arab Saudi yang dieksekusi terlibat dalam satu kasus, yaitu mencoba membunuh petugas keamanan dan menargetkan kantor polisi.

Langkah Arab Saudi untuk melakukan eksekusi tampaknya akan menambah catatan hak asasi manusia yang berulang kali tercoreng hal yang sama.

Arab Saudi membantah tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan mengatakan mereka melindungi keamanan nasionalnya melalui UU.

Kantor berita negara SPA menyebut terdakwa diberikan hak untuk mendapatkan pengacara dan dijamin hak mereka di bawah hukum Saudi selama proses peradilan.

Secara keseluruhan, Arab Saudi melakukan 67 eksekusi pada 2021 dan 27 eksekusi pada 2020. Kerajaan pernah mengeksekusi 63 orang dalam satu hari pada tahun 1980, setahun setelah gerilyawan merebut Masjidil Haram di Mekah.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya