Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau akselerasi vaksinasi di Gedung Grand Haji Delanggu, Kabupaten Klaten/Ist

Presisi

Imbauan Kapolri: Kalau Sudah Vaksin Dosis Kedua, Ikut Program Vaksin Booster

SABTU, 12 MARET 2022 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kelengkapan vaksinasi warga menjadi kunci dalam menekan laju pandemi Covid-19. Untuk itu, jajaran Polri berkomitmen untuk mengakselerasi vaksinasi nasional.

Begitu dikatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau akselerasi vaksinasi di Gedung Grand Haji Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (12/3).

Dalam tinjauannya, Jenderal Sigit menyambut baik, antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dosis pertama dan kedua serta ketiga atau booster. Di lokasi tersebut, setidaknya 2.500 target tervaksinasi.


"Rata-rata sudah masuk di tahap ketiga. Ini tentunya kabar yang menggembirakan dan kita terus dorong supaya Jateng, khususnya Klaten masyarakatnya betul-betul memiliki kekebalan terhadap varian Delta, Omicron ataupun yang lainnya," kata Jenderal Sigit.

Dikatakan Jenderal Sigit, akselerasi vaksinasi booster juga dilakukan dan dioptimalkan di seluruh Provinsi Indonesia. Menurutnya, dengan semakin diperkuat nooster, maka imunitas atau kekebalan masyarakat terhadap seluruh jenis varian Covid-19 akan lebih meningkat.

"Bagi yang sudah vaksin dosis dua melewati tiga bulan, tolong ikuti program vaksin booster. Dengan dosis ketiga, masyarakat akan miliki kekebalan dan imunitas yang lebih baik," imbaunya.

Lebih dalam, menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, Sigit menekankan, kepada seluruh Forkopimda di Indonesia, untuk lebih gencar mengoptimalkan kegiatan akselerasi vaksinasi dosis I, II hingga III.

Disisi lain, Sigit memaparkan data dari Kemenkes terkait capain vaksinasi di skala nasional. Yakni, vaksinasi dosis pertama mencapai 92,62 persen. Kemudian dosis kedua 72,16 persen dan dosis ketiga di angka 6,46 persen.

Khusus di wilayah Jateng, dosis pertama sebesar 91,36 persen, dosis kedua 77,34 persen dan booster ada di angka 7,3 persen. Sedangkan untuk di wilayah Klaten, dosis pertama 91,76 persen, dosis kedua 86,48 persen dan dosis ketiga 9,48 persen.

"Angka-angka tersebut cukup bagus karena secara umum di wilayah lain kita masih mengejar untuk dosis persen 70 persen. Di Klaten sudah 86 persen," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya