Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov/Net

Dunia

Di Turki, Pertemuan Menlu Rusia dan Ukraina Tak Menghasilkan Kemajuan

JUMAT, 11 MARET 2022 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertemuan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba tidak menghasilkan kemajuan yang nyata menuju gencatan senjata atau koridor kemanusiaan.

Keduanya bertemu di sebuah resor di kota Antalya, Turki bagian selatan pada Kamis (10/30). Itu merupakan pertemuan tingkat tinggi pertama yang dilakukan sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu.

Berlangsung selama 1,5 jam, pertemuan tersebut dikatakan bukan pembicaraan yang mudah.


Dikutip Reuters. Kuleba mengatakan pihaknya mengupayakan gencatan senjata selama 24 jam di seluruh zona pertempuran dan pembukaan koridor kemanusiaan di Mariupol agar proses evakuasi dapat dilakukan.

Namun Kuleba menyebut Lavrov tidak berkomitmen untuk melakukan keduanya.

"Saya mengajukan proposal sederhana kepada Menteri Lavrov. Saya dapat memanggil menteri, otoritas, presiden Ukraina saya sekarang dan memberi Anda jaminan 100 persen tentang jaminan keamanan untuk koridor kemanusiaan," kata Kuleba dalam konferensi pers.

"Saya bertanya kepadanya 'Bisakah Anda melakukan hal yang sama?' dan dia tidak menjawab," tambahnya.

Sementara itu, dalam konferensi pers terpisah, Lavrov mengatakan tidak ada diskusi tentang gencatan senjata, dan bahwa pembicaraan di Turki tidak dapat menjadi alternatif dari jalur diplomatik utama yang nyata.

"Saya tidak terkejut Tuan Kuleba mengatakan bahwa tidak mungkin menyepakati gencatan senjata. Di sini, tidak ada yang berniat menyetujui gencatan senjata," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya