Berita

Kepala Hak Asasi PBB Michelle Bachelet /Net

Dunia

Lama Tertunda, Kepala HAM PBB Bakal Kunjungi Xinjiang Mei Mendatang

RABU, 09 MARET 2022 | 12:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah lama tertunda, Kepala Hak Asasi PBB Michelle Bachelet mengumumkan bahwa dirinya akan segera melakukan kunjungan ke China, termasuk Provinsi Xinjiang pada Mei mendatang.

Pengumuman tersebut disampaikan Bachelet kepada dewan hak asasi manusia PBB pada Selasa (8/3) waktu setempat.

"Saya senang mengumumkan bahwa kami baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan pemerintah China untuk melakukan kunjungan," kata Bachelet, seperti dikutip dari AP, Rabu (9/3).


Dia mengatakan kantor komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia (OHCHR) dan Beijing telah memulai persiapan konkret untuk kunjungan yang diperkirakan berlangsung pada Mei.

Sementara itu, hampir 200 kelompok hak asasi manusia pada hari Selasa menuntut kantor Bachelet merilis laporannya yang telah lama tertunda tentang situasi hak asasi manusia di Xinjiang.

“Peluncuran laporan tanpa penundaan lebih lanjut sangat penting – untuk mengirim pesan kepada para korban dan pelaku bahwa tidak ada negara, tidak peduli seberapa kuatnya, berada di atas hukum internasional atau pengawasan independen yang kuat dari kantor Anda,” kata 192 kelompok, termasuk Human Rights Watch dan Amnesty, dalam surat terbukanya.

Kelompok hak asasi mengatakan bahwa setidaknya ada satu juta orang yang sebagian besar minoritas Muslim Uighur telah dipenjara di “kamp pendidikan ulang” di Xinjiang.

Pemerintah AS dan anggota parlemen di lima negara barat lainnya juga telah menyatakan perlakuan China terhadap Uighur di Xinjiang sebagai “genosida”, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Beijing.

China yang menentang tudingan tersebut mengatakan sedang menjalankan pusat pelatihan kejuruan di wilayah yang dirancang untuk melawan ekstremisme.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya