Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Sesalkan Langkah Barat Kirim Senjata dan Pasukan Sukarelawan ke Ukraina

RABU, 09 MARET 2022 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan sejumlah Negara Barat untuk mengirimkan senjata dan pasukan sukarelawan asing ke Ukraina di tengah serangan Rusia disesalkan utusan China untuk PBB, Zhang Jun.

Memasuki pekan kedua operasi militer Rusia, Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya telah memasok Ukraina dengan puluhan ribu senjata presisi seperti anti-pesawat, roket anti-tank, dan masih banyak lagi yang sedang dalam perjalanan.

Berbicara di hadapan Dewan Keamanan PBB pada Senin (7/3), Zhang mengatakan bahwa negaranya siap mendukung solusi diplomatik.


"Setiap tindakan yang kondusif untuk meredakan situasi di bawah penyelesaian politik akan menerima dukungan China," kata Zhang, seperti dikutip dari AP.

"Setiap tindakan yang tidak kondusif untuk mempromosikan solusi diplomatik, dan yang pada dasarnya berarti mengipasi dan mengobarkan api, yang mengarah pada eskalasi, akan ditentang oleh China," ujarnya.

Zhang menambahkan bahwa pemindahan terus-sejumlah besar senjata mematikan ke tangan para pembela Ukraina dapat memperburuk perangnya dengan Rusia.

"Mengimpor senjata ofensif ke Ukraina dan mengirim tentara bayaran dapat memperburuk situasi dan menciptakan risiko yang semakin besar," ujarnya.

Dia juga kembali mengulangi keberatan Beijing terhadap sanksi global, hukuman ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang melumpuhkan ekonomi Rusia, dan mengatakan tindakan itu dapat meluas dan merugikan negara lain juga.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya